Rabu 25 Oct 2017 08:16 WIB

Ratusan Pramuka Pelajari Tanaman Endemik dan Langka di KRB

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Andi Nur Aminah
Peserta Gerakan Pramuka LT-V (ilustrasi)
Foto: Republika/Silvy Dian Setiawan
Peserta Gerakan Pramuka LT-V (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Peserta Lomba Tingkat Lima atau LT-V Gerakan Pramuka, sedang mengikuti kegiatan jelajah rimba dengan mengunjungi tiga tempat. Ketiga tempat itu adalah Kebun Raya Bogor (KRB), Bumi Perkemahan Mandala Kitri Cibodas, dan Istana Cipanas. Kunjungan tersebut diadakan selama dua hari, yakni Selasa hingga Rabu (24-25/10).

Andalan Nasional Gerakan Pramuka Bidang Lingkungan Hidup dan Kesakaan, Bayu Tresna mengatakan, jelajah rimba kali ini dinilai sebagai pelajaran dan pengalaman baru bagi Pramuka. Misalnya ketika di Kebun Raya Bogor, lanjut dia, peserta dapat mengenal lebih jauh ribuan tanaman endemik dan langka dari seluruh Indonesia.

"Di sini mereka akan mengeksplor tanaman-tanaman yang bermanfaat herbal, serta mengetahui tanaman spesifik endemik Indonesia," ujar Bayu melalui siaran pers kepada Republika.co.id, Rabu (25/10).

Selain itu, menurut Bayu, KRB juga sebagai destinasi sejarah sebagai hutan buatan di tengah kota peninggalan Belanda. Pada tahun 1800 silam, tutur Bayu, Gubernur Belanda saat itu Jenderal Thomas Stamford Raffles, memang sengaja ingin membuat taman botani. "Jadi, tempat ini memang khas, banyak mengandung sejarah. Anak-anak bisa belajar itu sambil melihat beberapa tanaman endemik. Mereka juga akan diajak untuk mengunjungi Istana Bogor," jelas dia.

Bayu menjelaskan, usai menjelajahi Kebun Raya Bogor, mereka akan bertolak menuju Cibodas untuk berkemah di Bumi Perkemaham Mandala Kitri. Selanjutnya, mereka juga akan menjelajah rimba menuju Istana Cipanas guna belajar sejarah.

Sebelumnya, 528 peserta LT-V ini sudah melakukan kegiatan jelajah budaya di hari pertama, Ahad (22/10). Mereka pergi ke Jakarta Pusat menggunakan kereta KRL guna mengunjungi Masjid Istiqlal, Gereja Katedral, Monumen Nasional, Museum Nasional, dan juga Kantor Kwarnas Gerakan Pramuka.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement