Senin 08 May 2017 12:41 WIB

Ahok: Presiden Jokowi Saja tak Pernah Masuk Jalur Transjakarta

Rep: Rahma Sulistya/ Red: Nur Aini
Jalur Busway
Foto: Republika/Agung Fatma Putra
Jalur Busway

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengomentari peristiwa rombongan mobil Sandiaga Uno yang menerobos jalur bus Transjakarta saat akan menghadiri pesta pemenangan pekan lalu. Ahok mengatakan, Presiden Joko Widodo saja tidak pernah masuk jalur busway.

Dia mengatakan, selama menjadi gubernur, tidak pernah menerobos jalur Transjakarta meski macet. Hal ini karena mobil gubernur pun dilarang melewati busway. "Nggak ah. Kan kita larang-larang masuk jalur Transjakarta. Ya kita harus disiplin," kata dia di Jakarta, Senin (8/5).

Dia mengakui, jalur Transjakarta boleh dilewati kendaraan tertentu termasuk mobil presiden. Namun, Ahok mengatakan, Presiden Joko Widodo tidak pernah menerobos jalur busway, meski diberikan keleluasaan.

"Kita kasih pelat RI boleh masuk jalur Transjakarta. Khusus yang RI, tetapi Pak Jokowi pun nggak pernah masuk, karena pengen steril," ujar Ahok.

Jika busway steril, kata dia, orang akan senang naik bus. Ketika dia akan pergi ke wilayah Jakarta Selatan, dan terkena macet, beberapa kali ia turun dari mobilnya dan naik Transjakarta. Menurut Ahok, orang akan kesal jika naik Transjakarta, tetapi tetap ikut-ikutan terimbas macet.

"Jadi konsep Transjakarta itu, supaya kalau macet, orang butuh ambulans, kecelakaan atau apa pun yang terburu-buru. Yang penting ya, semua boleh pakai, tapi itu juga buat pejabat RI saja, saya pun gubernur nggak boleh pakai," kata Ahok.

Kendaraan rombongan Sandiaga Uno, pascapengumuman pemenang di KPUD DKI Jakarta, menerobos busway saat akan menuju ke Menteng. Ia sempat mengaku tidak menyadari jika mobilnya ternyata menerobos jalur Transjakarta. Sandiaga sudah meminta maaf atas insiden yang dialaminya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement