Sabtu 25 Feb 2017 16:00 WIB

Kawasan Wisata Mandeh Terus Ditata

Kawasan wisata Mandeh
Foto: Google
Kawasan wisata Mandeh

REPUBLIKA.CO.ID, PAINAN, SUMBAR -- Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) terus menata Kawasan Wisata Bahari Terpadu (KWBT) Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan dengan harapan semakin populernya kawasan tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Pesisir Selatan, Zefnihan di Painan, Sabtu (25/2), mengatakan secara umum permasalahan di kawasan wisata hampir sama seperti sampah, perparkiran hingga pungutan liar.

Agar Kawasan Mandeh tetap menjadi primadona pihaknya terus melakukan pendekatan dengan pelaku wisata sehingga hal itu bisa diminimalkan.

"Dalam waktu dekat kami akan mengumpulkan pemilik home stay, perahu wisata, pemandu wisata dan pelaku wisata lainnya untuk dilakukan pendataan dan seterusnya dibuatkan legalitas mereka beroperasi," ujar dia.

Menurutnya dengan adanya legalitas tersebut maka pemerintah kabupaten akan lebih mudah melakukan pengawasan terutama bagi mereka yang nakal.

"Kami dari pemerintah kabupaten pada beberapa kesempatan terus menekankan bahwa pariwisata tidak hanya dinikmati dalam hitungan puluhan tahun bisa ratusan bahkan lebih, hal itu tergantung pihak yang langsung bersentuhan mereka siap atau tidak," ujar dia.

Ia menerangkan dalam waktu dekat penataan yang akan segera dilakukan adalah di Puncak Panorama Kawasan Mandeh dan sesuai rencana beberapa kios semi permanen milik pedagang akan pindahkan namun akan tetap berhubungan dengan lokasi.

"Nanti akan kami tata di lokasi akan dilengkapi kamar mandi dan juga tempat ibadah, sehingga wisatawan semakin nyaman," katanya.

Terpisah anggota DPRD setempat, Meni Mardanus menyebutkan agar Kawasan Mandeh terus menjadi primadona tidak hanya pelaku wisata namun masyarakat yang menetap di Kawasan Mandeh secara keseluruhan harus bersinergi dengan pemerintah dalam mewujudkan keamanan dan kenyamanan wisatawan.

"Keindahan alam Kawasan Mandeh mempesona siapapun yang berkunjung sekarang bagaimana masyarakat dan pemerintah, jika semuanya satu tujuan maka Mandeh akan semakin terkenal," katanya lagi.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement