Kamis 16 Feb 2017 22:15 WIB

Bursa Kerja AMIK BSI Tangerang Ramai Pengunjung

Pencari kerja memadati stand lowongan kerja di bursa kerja AMIK BSI Tangerang.
Foto: Dok BSI
Pencari kerja memadati stand lowongan kerja di bursa kerja AMIK BSI Tangerang.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Bursa kerja yang digelar oleh AMIK BSI Tangerang pada tahun ini ramai oleh pengunjung pencari kerja. Mereka berlomba mendapat kesempatan kerja melalui bursa kerja yang digelar di kampus AMIK BSI Tangerang, Jalan  Gatot Subroto nomor 8, Cimone, Tangerang, Banten, Senin (13/2/17).

Sebanyak 13 stand perusahaan melakukan seleksi tenaga kerja secara langsung pada bursa kerja ini. Mereka adalah  PT  Bumi Daya Technology, PT Home Credit Indonesia, PT Kurnia Ciptamada Gemilang (Charies & Keith – Pedro),  PT Mie Griya Sejati (Bakmi GM), PT Pharos Indonesia Group, PT Sejahtera Buana Trada (Suzuki), PT  Tridaya Dimensi, Dart Media, KPSG, Mutual Plus, OTO Group, Valdo Group, dan Vivere Group.

Pimpinan AMIK BSI Tangerang Anton  MKom menjelaskan,  bursa kerja ini salah satu agenda rutin tahunan yang diselenggarakan oleh AMIK BSI Tangerang dengan kepanitiaan dari BSI Career Center (BCC) dan BSI Entrepreneur Center (BEC).

 

“Kami menyediakan sarana dan prasarana lowongan kerja dengan mengadakan bursa kerja ini, sebagai salah satu upaya dari lembaga untuk memudahkan para lulusan AMIK BSI Tangerang untuk cepat mendapatkan pekerjaan setelah lulus kuliah. Selain itu juga upaya untuk menekan perkembangan jumlah pengangguran yang semakin meningkat, terutama di kota Tangerang,”  kata Anton.

Selain bursa kerja, lanjutnya, dilaksanakan pula penandatanganan  memorandum of understanding (MOU) dengan perusahaan yang telah berpartisipasi dalam acara bursa kerja ini.

“Kami ucapkan banyak terima kasih kepada perusahaan yang telah bersedia hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan BSI CEF (Carier Entrepreneur Fair) ini, serta bersedia melakukan penandatanganan kerja sama dengan kami.  Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat bagi pencari kerja dan bagi perusahaan tentunya,” tutur  Anton.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement