Senin 23 Jan 2017 21:48 WIB

Nasib Enam Penumpang KM Hidayah Belum Diketahui

Red: Ilham
Kapal tenggelam/ilustrasi
Foto: pixabay
Kapal tenggelam/ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Enam penumpang dan Anak Buah Kapal (ABK) KM Hidayah hingga kini belum diketahui nasibnya. Sedangkan dua lainnya dilaporkan meninggal dunia.

Direktur Polair Polda Papua Kombes Bambang Karyanto mengatakan, dua orang yang dilaporkan meninggal, yaitu Faisal (penumpang) dan Appe Wali (ABK). Kepastian kedua rekan seperjalanan yang ikut dalam KM Hidayah meninggal itu setelah dua ABK, Arif dan Yoyo ditemukan nelayan di pulau Wuvulu, Papua Nugini (PNG), awal Januari lalu.

"Setelah berhasil diselamatkan nelayan PNG, kedua WN RI itu dievakuasi ke Wewak dan sempat dirawat di RS Wewak,: kata Kombes Bambang Karyanto, Senin (23/1). Saat ini, keduanya sudah keluar dari RS, namun masih berada di Wewak.

Enam orang penumpang dan ABK yang hingga kini belum diketahui nasibnya adalah Anto, Boy, Anwar, Bripka Abdul Gafur (anggota Polres Mamberamo Raya), Gappar, dan Akbar.

 

Dir Polair Polda Papua Kombes Bambang Karyanto mengatakan, dari laporan yang diterima terungkap KM Hidayah yang berangkat dari Biak sejak 27 Desember 2016 itu diterjang badai sehingga kapal terpecah dan tenggelam. ABK dan penumpang menggunakan pelampung terbagi tiga, namun baru dua yang ditemukan selamat oleh nelayan PNG.

"Belum diketahui dengan pasti nasib keenam abk dan penumpang KM Hidayah yang dalam pelayarannya mengangkut bahan makanan," kata Kombes Bambang Karyanto.

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement