Rabu 07 Dec 2016 07:15 WIB

ITDC Kebut Percepatan Pembangunan KEK Mandalika

Rep: Muhammad Nursyamsi/ Red: Dwi Murdaningsih
Perahu sandar di tepi Pantai Tanjung Aan, kawasan Kuata Mandalika, Lombok.  (Republika/Wihdan Hidayat)
Perahu sandar di tepi Pantai Tanjung Aan, kawasan Kuata Mandalika, Lombok. (Republika/Wihdan Hidayat)

REPUBLIKA.CO.ID, LOMBOK TENGAH -- Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Lombok Tengah digadang-gadang akan menjadi destinasi wisata utama di Pulau Lombok. PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) yang mengelola KEK seluas 1.175,23 hektar menyampaikan pembangunan infrastruktur dasar di KEK Mandalika saat ini terus berjalan dengan pendanaan PMN sebesar Rp 250 miliar.

Cara Pemerintah Tuntaskan Persoalan Lahan KEK Mandalika

"Pembangunan fisik yang sedang dikerjakan saat ini adalah penataan Pantai Kuta, Masjid, pembangunan instalasi air bersih, limbah, dan desa wisata," kata Presiden Direktur ITDC Abdulbar Mansoer di Praya, Lombok Tengah, Selasa (6/12).

Selain itu, ia katakan, pembangunan juga meliputi ruas jalan baru menuju ke area hotel Pullman, Clubmed dan hotel lainnya. Mansoer mencontohkan, untuk pembangunan hotel Pullman sudah berjalan dengan target beroperasi awal 2019. Sedangkan, pembangunan hotel ClubMed yang akan dimulai akhir 2017 ditargetkan beroperasi akhir 2019. Hotel-hotel lain seperti Westin, Royal Tulip, dan Artotel juga dalam tahap pembangunan.

Ia menyambut baik proses percepatan penyelesaian lahan yang menurutnya akan berdampak positif dalam proses percepatan pembangunan KEK Mandalika.

"Ditargetkan pada 2019 sudah akan beroperasi lebih dari seribu kamar. Untuk air bersih dari air laut dan pembangkit listrik tenaga surya ditargetkan akan beroperasi pada 2018," katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement