Selasa 06 Dec 2016 09:19 WIB

Pergerakan Tanah Rusak Jalan dan Rumah di Sukabumi

Rep: Riga Iman/ Red: Nur Aini
Pergerakan tanah, ilustrasi
Foto: Mahmud Muhyudin
Pergerakan tanah, ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI — Bencana alam hampir merata terjadi di Kabupaten Sukabumi pada Senin (5/12). Salah satunya bencana pergerakan tanah yang melanda Kecamatan Cisolok.

"Selain merusak rumah, ada jalan kabupaten yang terputus,’’ terang Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Irwan Fajar kepada wartawan Selasa (6/12).

Jalan tersebut terdapat di Desa Pasir Baru, Kecamatan Cisolok.Menurut Irwan, pergerakan tanah ini sudah berlangsung dalam beberapa hari terakhir. Kejadian ini dipicu oleh tingginya intensitas hujan akhir-akhir ini. Irwan mengungkapkan, selain jalan pergerakan tanah juga merusak sebanyak enam unit rumah di Kampung Cijanti RT 02 RW 04 Desa Pasirbaru. Dinding dan lantai rumah milik warga retak dan terbelah akibat pergerakan tanah.

Selain itu, kata dia, ada sebanyak 16 unit rumah lainnya yang terancam. Saat ini sebagian warga yang rumahnya terancam masih bertahan di tempat tinggalnya masing-masing. Puluhan rumah yang terkena dampak pergerakan tanah tersebut dihuni 31 kepala keluarga (KK) atau 87 jiwa.

Irwan menuturkan, warga di sekitar lokasi pergerakan bencana telah diimbau untuk waspada menghadapi bencana. Selain di Cisolok, bencana longsor melanda kawasan Pasir Suren, Palabuhanratu. Di mana, longsoran jalan sempat menutup badan jalan. Namun, petugas gabungan akhirnya berhasil membersihkan material longsor.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement