Selasa 22 Nov 2016 19:30 WIB

Palyja Gelar Acara Penyuluhan Gizi di Pesing Koneng Jakbar

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Bayu Hermawan
Palyja gelar penyuluhan gizi di RW 08 Pesing Koneng, Jakbar
Foto: istimewa
Palyja gelar penyuluhan gizi di RW 08 Pesing Koneng, Jakbar

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Operator penyediaan dan pelayanan air bersih untuk wilayah Barat DKI Jakarta, PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) menggelar acara penyuluhan gizi bagi ibu dan anak di RW 08 Pesing Koneng Kedoya Utara, Jakarta Barat. Kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Palyja untuk meningkatkan kepedulian masyarakat akan kesehatan khususnya bagi masyarakat yang tinggal di bagian barat Jakarta.

Corporate Communication & Social Responsibilities Div Head,  Meyritha Maryanie mengatakan PALYJA datang untuk berbagi dengan masyarakat pra sejahtera. Palyja, Meyritha mengatakan, peduli pada perkembangan tumbuh kembang anak.

"Karena kalau kita lihat cara memberikan feeding gizi ke anak anaknya masih belum baik. Di daerah ini termasuk wilayah slum meskipun memang ada posyandu juga tapi kita ingin lebih langsung kepada ibu-ibu disini yang terutama punya anak-anak balita. Karena disitulah masa keemasannya tumbuh kembangnya anak-anak," ujarnya, Selasa (22/11).

Kegiatan yang sudah diselenggarakan sejak 2015 ini benar-benar berkaitan dengan penyuluhan gizi. Ibu-ibu tersebut harus lebih memperhatikan makanan yang diberikan kepada anaknya. Sebelum menggelar acara penyuluhan gizi ini, Palyja melakukan survey terlebih dahulu

"Yang utama memenuhi persyaratan dulu bahwa di daerah itu lebih banyak yang pra sejahteranya. Kemudian yang kedua, memang banyak anak balitanya meskipun di sini ada posyandu. Kita malah kerja sama dengan posyandu. Kita datang ke posyandu apa yg bisa kita lakukan," katanya.

Ibu-ibu di daerah RW 08 Pesing Koneng Kedoya Utara, Jakarta Barat diberikan satu kupon. Kupon ini berlaku untuk satu ibu dan dua orang anaknya. Dengan kupon tersebut, ibu dan anak-anaknya sudah mendapatkan pemeriksaan dan snack. Ada 200 ibu yang mendapat kupon ini. Meyritha mengatakan di tahun 2017 akan lebih menggalakkan kegiatan penyuluhan gizi seperti ini lagi.

"Ini kan masih 2016. 2017 lebih kita galakkan lagi. Ini termasuk health and education. Jadi pendidikannya itu bagaimana kita mendidik para ibu-ibu untuk memilihkan makanan sehat. Kemudian untuk penyuluhan kesehatannya juga," jelasnya.

Warga menyambut antusia acara penyuluhan yang digelar oleh Palyja. Salah satunya, warga RT 09 RW 08 bernama Nuni. Ia memiliki satu orang anak berusia 3,5 tahun. Ia mengatakan anaknya sangat susah makan. "Anak saya makannya susah," ucapnya.

Ia berharap kegiatan penyuluhan gizi seperti ini diadakan lagi. Sebab sebagai ibu, ia dapat berkonsultasi dengan dokter tentang pertumbuhan anaknya. Acara ini juga didukung oleh tim dokter dari Rumah Sakit Permata Pamulang. Palyja pun melakukan pemeriksaan kesehatan kepada ratusan anak serta pemberian paket vitamin tambahan dan susu bagi anak-anak.

Dokter Rumah Sakit Permata Pamulang, Anisa mengatakan rata-rata menemukan penyakit batuk, pilek, serta susah makan pada anak-anak RW 08 yang telah diperiksa. Anak-anak yang susah makan, Dokter Anisa mengatakan, diakibatkan karena mereka sudah terlalu banyak jajan.

"(Untuk sakit batuk,pilek) diberikan obat biasa. Jika masih dibawah enam bulan ASI-nya dikencangin sama sering dijemur (di bawah sinar matahari)" katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement