Kamis 15 Sep 2016 18:53 WIB

Istana Tolak Tanggapi Isu Arcandra akan Dilantik Lagi

Rep: Halimatus Sa'diah/ Red: Bilal Ramadhan
Arcandra Tahar
Foto: MGROL83
Arcandra Tahar

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pihak Istana enggan menanggapi rumor yang menyebut Arcandra Tahar akan kembali dilantik sebagai menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Sekretaris Kabinet Pramono Anung, menolak menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan rumor tersebut.

"Ini soal sosialisasi pajak," kelit Pramono saat ditemui wartawan dalam acara sosialisasi tax amnesty di kantornya, Kamis (15/9).

Ia juga menolak berspekulasi soal siapa yang akan menduduki jabatan menteri ESDM. Posisi yang ditinggalkan Arcandra Tahar tersebut hingga kini masih dirangkap oleh Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan.

Berbicara terpisah, Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Johan Budi Sapto Pribowo mengaku tak mendengar informasi soal bakal digelarnya pelantikan menteri ESDM yang baru dalam waktu dekat. "Tidak ada informasi tersebut yang sampai ke saya," ujar Johan.

Seperti diketahui, Jokowi mempercayakan jabatan menteri ESDM kepada Arcandra Tahar pasca Presiden melakukan perombakan kabinet jilid dua pada 27 Juli lalu. Sebelumnya, kursi menteri ESDM diduduki oleh Sudirman Said.

Baru dua pekan bekerja, Arcandra digoyang isu kewarganegaraan ganda. Pria yang pernah berkarir di Texas, Amerika Serikat tersebut ternyata memiliki dua kewarganegaraan. Presiden Jokowi akhirnya memutuskan untuk mencopot Arcandra dan meminta Luhut untuk sementara menjadi pelaksana tugas menteri ESDM.

Kemudian, pada awal September lalu, Kementerian Hukum dan HAM meneguhkan kembali kewarganegaraan Indonesia Arcandra Tahar. Ia disebut telah mengembalikan paspor Amerika yang pernah dimilikinya sehingga kini telah resmi berstatus WNI.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement