Kamis 26 Feb 2026 20:33 WIB

Siapkan Beasiswa LPDP Jakarta, Pemprov Tahun Depan Berangkatkan 100 Orang Kuliah di Luar Negeri

Program itu sebenarnya ingin dilaksanakannya pada tahun ini.

Rep: Bayu Adji Prihammanda/ Red: Mas Alamil Huda
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Pemprov Jakarta serius menyiapkan program beasiswa seperti LPDP khusus untuk warga ibu kota yang ingin kuliah di luar negeri. Rencananya, program itu akan mulai dilakukan pada tahun depan.
Foto: Pemprov DKI
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Pemprov Jakarta serius menyiapkan program beasiswa seperti LPDP khusus untuk warga ibu kota yang ingin kuliah di luar negeri. Rencananya, program itu akan mulai dilakukan pada tahun depan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta serius menyiapkan program beasiswa seperti LPDP khusus untuk warga ibu kota yang ingin kuliah di luar negeri. Rencananya, program itu akan mulai dilakukan pada tahun depan.

Gubernur Jakarta Pramono Anung menyatakan bahwa pihaknya benar-benar ingin membuat program LPDP versi Pemprov Jakarta. Hal itu dilakukan agar anak-anak di Jakarta bisa memiliki kesempatan untuk belajar di luar negeri dengan beasiswa untuk memperbaiki kondisi ekonomi keluarga mereka.

Baca Juga

"Salah satu yang betul-betul saya ingin canangkan adalah mempunyai LPDP Jakarta. Apakah bisa? Saya yakin bisa. Saya yakin bisa," kata dia di Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Jakarta, Kamis (26/2/2026).

Pramono mengungkapkan, program itu sebenarnya ingin dilaksanakannya pada tahun ini. Namun, APBD Pemprov Jakarta 2026 mengalami pengurangan karena dana bagi hasil (DBH) yang dipangkas. Alhasil, program beasiswa itu urung berjalan, mengingat pemangkasan DBH mencapai sekitar Rp 15 triliun.

Meski begitu, ia mengatakan, niat Pemprov Jakarta untuk membuat program beasiswa seperti LPDP tak surut begitu saja. Bahkan, Pemprov Jakarta juga sudah melakukan pembahasan dengan Direktur Beasiswa LPDP Dwi Larso.

"Tiga hari yang lalu saya didampingi oleh Bu Nana (Kepala Disdik Nahdiana) menerima direktur atau yang paling tinggi di LPDP, Pak Dwi Larso. Kami sudah mulai berbicara lebih detail," kata dia.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement