Sabtu 16 Apr 2016 03:37 WIB

'Wanita Emas' Sebut Ada yang Memalsukan Tandatangannya

Rep: c30/ Red: Andi Nur Aminah
Hasnaeni Moein atau 'Wanita Emas'  usai menjalani pemeriksaan penyidik Polda Metro Jaya, Jumat (15/4) malam
Foto: c30
Hasnaeni Moein atau 'Wanita Emas' usai menjalani pemeriksaan penyidik Polda Metro Jaya, Jumat (15/4) malam

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon Gubernur DKI Jakarta dalam Pilgub DKI 2017 mendatang, Hasnaeni Moein tersandung kasus penipuan dan pengelapan uang milik pengusaha Abu Arief M Hasibuan. Namun wanita yang kini akrab disapa Wanita Emas ini mengaku tidak pernah kenal dengan Abu Arief.

"Saya tidak kenal," ujar Hasnaeni usai menjalani pemeriksaan di gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (15/4).

Hasneni sebelumnya dilaporkan atas dugaan penipuan dan penggelapan atas tender proyek pembangunan dua ruas jalan di Jayapura, Papua pada 2014. Dia diminta untuk membantu korban memenangkan tender pembuatan jalan tersebut.

Kemudian terbitlah surat perjanjian kerja sama pada 30 Mei 2014. Surat tersebut kemudian ditandatangani oleh korban yaitu Direktur Utama PT Trikora Cipta Jaya Abu Arief M Hasibuan dan ditandatangani oleh Hasnaeni.

Melalui kuasa hukumnya, Jon Marthias mengatakan, tandatangan tersebut bukan milik Hasnaeni. Pihaknya meminta penyidik untuk meneliti lagi apakah tandangan tersebut milik Hasneni atau hanya tiruan. "Tapi tanda tangannya itu lain, bukan (milik) ibu sendiri," ujar John.

Menurut John, tandangan tersebut tidak identik dengan tanda tangan milik Hasneni. Sehingga dia curiga tanda tangan yang tertera dalam kwitansi dan surat perjanjian bukan milik Hasneni. "Tanda tangan itu tidak identik dengan tanda tangan ibu," ujar dia.

Diketahui sebelumnya melalui laporan polisi bernomor LP/4336/XI/2014/2014/PMJ/ Ditreskrimum tanggal 26 November 2014. Pertemuan Hasnaeni dan Abu Arief dikenalkan oleh Arifin Abas Hutasuhut. Sayangnya saksi perkenalan mereka harus terhambat lantaran Abas dinyatakan telah meninggal dunia.

(Baca Juga: Ini Alasan Kasus 'Wanita Emas' Tersendat)

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement