Selasa 02 Feb 2016 17:36 WIB

DPRD DKI Minta Pemprov Ganti Pompa Tua

Rep: C33/ Red: Winda Destiana Putri
  Kawasan Pompa Air waduk Pluit, Jakarta Utara, Senin (24/11).  (Republika/ Tahta Aidilla)
Kawasan Pompa Air waduk Pluit, Jakarta Utara, Senin (24/11). (Republika/ Tahta Aidilla)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Prabowo Sunirman meminta Pemerintah Pronvinsi (Pemprov) melakukan aksi cepat tanggap dalam upaya penanganan banjir.

Salah satu langkahnya dengan memperbaiki pompa-pompa air yang usianya sudah tua.

Prabowo mengatakan pompa-pompa air yang sudah termakan usia akan segera diganti. Ia menjelaskan penggantian pompa tua merupakan prioritas yang harus dilakukan supaya genangan air bisa dicegah.

"Untuk pompa-pompa yang sudah kuno segera kita minta ganti, saya bersama Dinas Tata Air akan segera turun ke lapangan," katanya kepada Republika, Selasa (2/2).

Politisi dari Partai Gerindra itu menyebutkan kinerja Dinas Tata air cukup memuaskan dalam mengatasi permasalahan genangan air. Apalagi menurutnya, warga Jakarta belum merasakan banjir yang terbilang parah.

"Sampai saat ini cukup memadai dan kita belum melihat (kinerja buruk Dinas Tata Air yang bisa menyebabkan banjir) pada saat banjir besar."

Sementara itu, hingga saat ini Jakarta telah memiliki sekitar 150 rumah pompa dan seratusan pompa mobile. Prabowo menilai jumlah tersebut terbilang belumlah cukup untuk mengatasi permasalahan banjir di Jakarta. Sehingga ia mengaku sudah memberikan anggaran lebih untuk rumah pompa.

"Untuk tahun ini kita anggarkan cukup banyak rumah pompa," jelasnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement