Rabu 27 Jan 2016 23:28 WIB

'Golkar tidak Siap Beroposisi'

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Bayu Hermawan
Mahyudin
Foto: Politisi Partai Golkar
Mahyudin

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --Politikus Golkar Mahyudin, menyambut positif langkah partainya yang menyatakan untuk menjadi partai pendukung pemerintah. Sebab, sejarah lebih berpihak kepada Golkar yang selama 32 tahun menjadi partai pemerintah.

''Golkar itu tidak siap beroposisi. Saya kira positif semenjak pilpres, agar Golkar gabung pemerintah,'' kata Mahyudin kepada wartawan, di Jakarta, Rabu (27/1).

Mahyudin menyatakan, walaupun tidak menang Pilpres 2014, tapi partai belambang pohon beringin itu menguasai hampir 50 persen Bupati/Walikota di Indonesia. Menurutnya, dengan menjadi partai pendukung pemerintah, Golkar bisa ikut membangun bangsa.

''Sangat mustahil diluar pemerintah karena kadernya banyak diluar pemerintah. Karena bisa tidak sinkron program pembangunan. Jadi pilihan yang paling tepat bergabung pemerintah,'' ujarnya.

Selain itu, Mahyudin juga menyatakan dirinya siap untuk maju sebagai calon Ketua Umum Golkar dalam Munaslub yang rencananya akan digelar sebelum ramadhan. Ia mengatakan, dalam AD/ART tidak melarang apakah kader muda atau tua untuk maju.

''Saya sebagai Kader muda yang ditempa dari bawah, tidak punya alasan untuk tidak maju dalam pencalonan,'' ucapnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement