Selasa 27 Oct 2015 23:22 WIB

Kebakararan Gunung Lawu, Warga Kesulitan Air

Rep: C03/ Red: Angga Indrawan
Pendaki melintas kawasan hutan yang telah terbakar di sekitar Puncak Gunung Lawu.
Foto: Antara
Pendaki melintas kawasan hutan yang telah terbakar di sekitar Puncak Gunung Lawu.

REPUBLIKA.CO.ID, MAGETAN -- Kobaran api tak sekadar membakar area hutan yang terletak di belakang permukiman warga dusun Semoro Sewu, Magetan. Lebih dari itu, kobaran api di kawasan hutan Gunung Lawu juga membakar pipa air milik warga yang terletak di sumber mata air di Cemoro Telo, atau sekitar 2 kilometer arah Timur Dusun Semoro Sewu. Imbasnya, warga pun kesulitan air. 

“Pipa yang menghubungkan ke bak penampungan warga habis terbakar, sudah tiga hari. Tapi untuk kebutuhan air warga sudah diantisipasi,” kata Kapolsek Plaosan AKBP Ruwajianto kepada Republika.co.id, Selasa (27/10) sore. 

Menurut Ruwajianto, warga mendapat bantuan dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang mengerahkan lima unit mobil yang digunakan untuk mengangkut air yang diambil dari sumber mata air Sumber Dodol. 

Sementara itu, lanjut Ruwajianto, saat ini kondisi telah aman. Meski pada pagi tadi api sempat kembali menyala namun telah berhasil dipadamkan. Kobaran api merembet sekitar seratus meter dari permukiman warga. Untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran Pemkab Magetan pun menyiagakan satu unit mobil Pemadam Kebakaran.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement