Jumat 28 Aug 2015 15:05 WIB
capim kpk

Capim KPK Bekas Timses Jokowi, Ini Kata Pansel

Rep: c07/ Red: Esthi Maharani
Ketua Pansel Capim KPK, Destry Damayanti Panitia (dua kanan), memberikan keterangan pers sekaligus mengumumkan daftar calon pimpinan KPK periode 2015-2019 yang dinyatakan lolos seleksi Administrasi di Gedung Utama Sekretariat Negara, Jakarta, Sabtu (4/7).
Foto: Republika/Rakhmawaty La'lang
Ketua Pansel Capim KPK, Destry Damayanti Panitia (dua kanan), memberikan keterangan pers sekaligus mengumumkan daftar calon pimpinan KPK periode 2015-2019 yang dinyatakan lolos seleksi Administrasi di Gedung Utama Sekretariat Negara, Jakarta, Sabtu (4/7).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Salah satu Calon Pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Surya Tjandra diketahui merupakan tim sukses dari pasangan Joko Widodo -Jusuf Kalla pada Pilpres 2014. Ia juga mendapatkan dukungan dan rekomendasi dari Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Capim KPK, Destry Damayanti mengaku tidak khawatir dengan rekam jejak Surya. Menurut Destry, yang terpenting menjadi pimpinan KPK adalah bisa memenuhi lima kriteria tim Pansel.

"Untuk menjadi tim sukses tidak masalah, kita kan juga melihat catatannya," ujar Destry, Jumat (28/8).

Pansel, sambung Destry, dari awal sudah seleksi setiap Capim dari persyaratan administrasi seperti CV hingga pengalaman kerja selama 15 tahun. Dengan seleksi tersebut, Pansel sudah memiliki bayangan secara pasti tentang sosok capim KPK.

 

Adapun dalam penilian Capim KPK, Pansel memiliki lima kriteria yaitu integritas, kompetensi, leadership, independensi, dan pengalaman kerja  untuk memberikan kontribusi kepada KPK nanti.

Perlu diketahui, setelah tes wawancara dan kesehatan, sebanyak delapan nama capim KPK akan diserahkan pansel pada Presiden Jokowi untuk selanjutnya nama tersebut diberikan ke DPR RI untuk menjalani uji kelayakan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement