Senin 29 Jun 2015 19:36 WIB

TNI AL Gagalkan Aksi Perompak di Selat Malaka

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Ilham
Anggota TNI AL berbaris di depan KRI Banda Aceh-593 yang akan digunakan dalam Ekspedisi Nusantara Jaya 2015 di Dermaga Komando Lintas Laut Militer Jakarta Utara, Senin (1/6). (Antara/Sigid Kurniawan)
Anggota TNI AL berbaris di depan KRI Banda Aceh-593 yang akan digunakan dalam Ekspedisi Nusantara Jaya 2015 di Dermaga Komando Lintas Laut Militer Jakarta Utara, Senin (1/6). (Antara/Sigid Kurniawan)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jajaran Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) berhasil menggagalkan upaya perompakan di wilayah perairan Selat Malaka, tepatnya di Selat Phillips. Upaya perompakan itu menimpa sebuah kapal kargo berbendera Panama, MV. Levan, Senin (29/6).

Saat itu, KRI Sembilang-850 tengah melaksanakan patroli laut pada pukul 03.00. Mereka kemudian menerima informasi melalui telepon dari Western Fleet Quick Response (WFQR) Koarmabar yang berada di Batam. Informasi itu berupa adanya upaya perompakan kapal asing.

"Informasi yang diterima WFQR ini diperoleh dari Maritime Security Task Force(MSTF) ME3 KEITH Singapura yang menyatakan MV. Levan ketika berlayar pada posisi 01° 07’ 474’’ U - 103° 45’ 581’’ T didekati boat tak dikenal dengan tiga orang awak,'' ujar Kepala Dinas Penerangan Koarmabar (Kadispenarmabar), Letkol Laut TNI Ariris Miftachurrahman seperti keterangan tertulis yang diterima Republika, Senin (29/6).

Usai menerima informasi itu, KRI Sembilang-850 langsung bergerak menuju lokasi sasaran. Berselang 30 menit kemudian, KRI Sembilang-850 langsung mendeteksi sebuah objek berupa kapal. Kemudian KRI Sembilang-850 langsung mendekati kapal tersebut dengan jarak sekitar 500 yard. Setelah disorot dengan lampu, diketahui kapal tersebut adalah MV. Levan yang sedang didekati sebuah boat.

''Mengetahui kehadiran kapal perang, boat itu akhirnya melarikan diri menuju selatan ke arah barat Pulau Pemping dan selanjutnya menghilang dari pantauan radar kapal,'' lanjut Ariris.

Setelah memastikan MV. Levan dalam keadaan aman, KRI Sembilang-850 kembali melanjutkan patroli laut dan meninggalkan MV. Levan. Dalam patroli laut itu, KRI Sembilang-850 melaksanakan pengecekan serta pemantauan terhadap kapal-kapal yang melintasi di sekitar perairan Selat Philips. Selat Philips sendiri memang dikenal sebagai salah satu daerah yang cukup rawan dengan adaya aksi perompakan.

Berita Lainnya

Rekomendasi