REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Ada beberapa perbedaan antara beras orisinal dengan beras oplosan plastik sintetis yang beredar di beberapa wilayah Indonesia.
"Permukaannya lunak dan mudah dibentuk. Ini hanya dugaan saya karena belum dilakukan tes laboratorium," ungkap dosen bidang Sains dan Teknologi Fakultas Farmasi Universitas Pancasila (UP) Novi Yantih, Rabu (20/5).
Ia menduga, kandungan plastik yang ada dalam beras oplosan adalah propilen dan poliefilen. Kedua jenis zat itu termasuk dalam bahan plastik yang lunak. Sehingga sangat mudah untuk dibentuk menyerupai beras.
Dalam beras yang bagus, sambung dia, terdapat tiga lapisan yang harus diperhatikan. Pertama aleuron atau bagian terluar dari beras. Pada bagian ini terdapat banyak vitamin. Kedua, endosperma dimana terdapat saripati beras berupa karbohidrat. Lalu, embrio atau semacam mata beras.
"Jadi beras yang baik ada ketiga lapisan itu. Beras yang bagus secara kilas bisa dilihat dari warnanya seperti mendekati agak kuning, dan tidak transparan," tutupnya.