Rabu 12 Nov 2014 18:00 WIB

Bus TransMusi Siap Beroperasi Kembali di Palembang

Rep: Maspril Aries/ Red: Yudha Manggala P Putra
Sejumlah penumpang menunggu bus Transmusi di halte portabel Ampera 16 Ilir Palembang,Sumsel, Kamis (8/11).
Foto: Antara Foto
Sejumlah penumpang menunggu bus Transmusi di halte portabel Ampera 16 Ilir Palembang,Sumsel, Kamis (8/11).

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG --- Setelah lama tidak beroperasi akibat pemogokan dan pemecatan terhadap awaknya, Bus Rapid Transport (BRT) TransMusi milik BUMD PT SP2J (Sarana Pembangunan Palembang Jaya) segera kembali beroperasi.

Direktur Operasional PT SP2J Ahmad Nopan manajemen BUMD milik Pemerintah Kota Palembang tersebut segera mengoperasikan kembali kendaraan angkutan umum massal yang banyak peminatnnya tersebut.

“Segera kita operasikan kembali 40 unit bus TransMusi yang melayani koridor dalam dalam kota Palembang. Untuk mengoperasikan 40 unit bus tersebut manajemen membutuhkan sekitar 160 karyawan baru yang terdiri dari 80 sopir dan 80 pramugara,” kata Ahmad Nopan, Rabu (12/11).

Ahmad Nopan menjelaskan, selain 40 unit bus yang melayani trayek dalam kota tersebut, “Sejak akhir Oktober lalu sudah kita operasikan 20 unit bus Transmusi yang melayani trayek Palembang – Indralaya untuk melayani angkutan mahasiswa Universitas Sriwijaya dari kampus Bukit Besar ke kampus di Indralaya,” ujarnya.

Menurut mantan Ketua DPRD Kota Palembang, manajemen PT SP2J akan berusaha mengoperasikan kembali seluruh bus Transmusi yang ada. Perusahaan akan memperbaiki kendaraan yang rusak agar bisa beroperasi.

Operasional Bus TransMusi yang merupakan BRT tersebut mulai terganggung sejak awal 2014 mulai mengalami kerugian dan adanya bus yang rusak sehingga tidak bisa beroperasi. Imbas dari kerugian tersebut, awak bus yang merupakan karyawan PT SP2J pembayaran gajinya mulai terlambat.

Akibat keterlambatan pembayaran gaji tersebut, pertengahan 2014 awak bus melakukan aksi mogok menuntut perusahaan membayar gaji mereka yang tertunda. Setelah beberapa kali mogok kerja dengan berunjuk rasa mendatangi DPRD Kota Palembang, Direksi PT SP2J akhirnya melakukan PHK terhadap para awak bus TransMusi.

Terhitung sejak 5 Oktober 2014, sebanyak 411 orang awak TransMusi dikenakan pemutusan hubungan kerja (PHK) oleh PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya (SP2J). Sejak PHK tersebut seluruh bus Transmusi tidak lagi beroperasi. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement