Ahad 12 Oct 2014 16:53 WIB

UIN Syarif Hidayatullah Belum World Class University?

Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Foto: Republika/Damanhuri Zuhri
Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Rektor UIN Syarif Hidayatullah, Prof Komarudin Hidayat, akan mengakhiri masa kepemimpinannya. Bagaimana hasilnya memimpin UIN dua periode?

Guru Besar Sejarah dan Kebudayaan Islam UIN Syarif Hidayatullah, Prof Murodi, menjelaskan, prof Komar memiliki target menjadikan UIN ini sebagai world class university. “Ini belum berjalan maksimal,” imbuhnya, saat dihubungi, Ahad (12/10).

Diakuinya, tidak mudah untuk mencapai target itu. Siapapun nanti yang melanjutkan kepemimpinan Prof Komar harus mampu melanjutkan target tersebut.

Mewujudkan world class university menurutnya membutuhkan waktu dan proses yang panjang. UIN Syarif menurutnya sedang bermetamorfosa menuju kesana.

Sekjen kementerian Agama, Prof Nursyam, memaparkan, UIN Syarif memang sangat getol menuju world class  university. “Tapi belum sebagus UIN Malang,” imbuh Nursyam.

Namun demikian, UIN Syarif tetap menjadi barometer. Jika ada tamu negara yang ingin mengunjungi perguruan tinggi Islam di Indonesia, maka pasti pertama kali dibawa ke UIN Syarif Hidayatullah.

Yang akan menggantikan prof Komar menurutnya adalah orang – orang yang memiliki pengalaman di bidang akademis dan birokrasi. Karya ilmiahnya dan presentasinya di berbagai forum menjadi catatan tersendiri.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement