REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto mendukung agar usulan pemilihan pimpinan MPR dilakukan tanpa adanya paket. Baik dari parpol pengusung Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) mau pun Koalisi Merah Putih (KMP).
Ia menilai, cara tersebut dapat membangun konsep musyawarah untuk mufakat. Karena MPR merupakan majelis terhormat. Karenanya, jangan sampai dinodai perilaku memalukan para politisi.
Padahal, katanya, MPR merupakan lembaga tinggi negara. Namun orang yang menjabat, justru tak memiliki kematangan negarawan.
"Ini kan soal membangun satu musyawarah untuk mencapai mufakat. Tidak ada kurang lebih dari parpol-parpol. Kita tidak bicara soal paket pimpinan. Tapi kita bicara semangat," kata Wiranto, Ahad (5/10).
Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar menambahkan, bersama seluruh parpol pengusung dan pasangan terpilih Jokowi-JK sepakat mendorong perwakilan DPD sebagai ketua MPR. Sehingga, akan tercapai cita-cita Pancasila.
"Kami menerima tawaran DPD. Kesepakatannya, kami mendorong DPD menjadi ketua MPR," kata Muhaimin.