REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG --Proses lelang jabatan yang digagas Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, dinilai bermasalah. Proses tersebut hanyalah cara untuk merekrut orang dekatnya.
"Lelang jabatan, baik itu untuk posisi Dirut Bank Jateng dan Sekda Jateng merupakan salah satu cara memasukkan orang-orang dekat Ganjar Pranowo, masak orang sudah bekerja di Kemendagri malah ingin pindah ke Pemprov Jateng," kata politisi Partai Demokrat Jawa Tengah, Joko Haryanto, di Semarang, Senin (1/9).
Dalam acara diskusi satu tahun kepemimpinan Ganjar, Joko menilai lelang jabatan yang dilakukan Gubernur Jateng hanya pembentukan opini dan pencitraan sehingga hasilnya tidak lebih baik.
Ketua panitia debat terbuka, Budiono Isman, mengatakan acara yang sebelumnya dijadwalkan berbentuk debat dan dihadiri Ganjar terpaksa diubah menjadi diskusi mengkritisi satu tahun pemerintahan Gubernur Jateng.
Ganjar sendiri menolak menghadiri acara itu. "Tugas anggota dewan menghadiri rapat paripurna DPRD," katanya singkat sambil berjalan menuju gedung DPRD Jateng untuk menghadiri rapat paripurna.