Jumat 22 Aug 2014 08:09 WIB

SBY Bantah Pernyataan Jokowi

Kicauan Presiden SBY soal lobi pihak tertentu yang mencoba menarik Partai Demokrat.
Foto: Republika/Erik PP
Kicauan Presiden SBY soal lobi pihak tertentu yang mencoba menarik Partai Demokrat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengklarifikasi isu yang menyatakan, Partai Demokrat akan bergabung ke kubu Jokowi-JK. Baik Jokowi maupun Puan Maharani beberapa waktu lalu, menyampaikan bahwa Demokrat dan PAN akan mendekat ke pemenang Pilpres 2014.

SBY selaku ketua umum Demokrat membantah pernyataan itu. "Dengan tegas saya katakan tidak ada niat dan ambisi seperti itu. PD akan independen dan menjadi penyeimbang. Kami tidak haus kekuasaan," katanya melalui akun Twitter, @SBYudhoyono

Menurut SBY, Demokrat tidak akan ikut dalam koalisi kekuasaan. Setelah dihantam kasus korupsi, kata dia, Demokrat akan membehani internal partai. "5 tahun mendatang PD akan berbenah & membangun diri, serta lebih menyuarakan & memperjuangkan aspirasi dan kepentingan rakyat. *SBY*," ujarnya.

SBY menyebut, partai yang dibentuknya akan lebih menyuarakan dan memperjuangkan aspirasi dan kepentingan rakyat, dengan mengawal pemerintahan terpilih. Dia juga mengungkap, ada beberapa kader Demokrat yang coba ditarik agar merapat ke kubu tertentu.

"Sejumlah kader PD dilobi untuk bergabung ke kubu politik tertentu. Kami katakan tidak. Jadi tidak ada istilah ngrecoki. Jangan di balik."

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement