REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menambah jumlah kamera pengawas (CCTV) di DKI Jakarta sebanyak kurang lebih 3 ribu CCTV. Rencananya CCTV tersebut akan tersebar di wilayah DKI mulai dari kantor pemerintahan, fasilitas umum, jalan raya hingga wilayah perkampungan.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan semua CCTV yang tersebar tersebut akan terintegrasi dan berada di satu titik pemantauan atau pusat informasi. Karena sebelumnya, CCTV yang ada di Pemprov DKI pada umumnya dikelola oleh masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah.
"Kan lucu gitu, CCTV masing-masing pegang, ga jelas kan, makanya kami mau integrasikan jadi satu semua berada di bawah kontrol BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah)," kata pria yang biasa disapa Ahok tersebut di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (18/8).
Ahok mengungkapkan pengintegrasian semua CCTV di Ibu kota juga tengah disiapkan oleh Dinas Komunikasi dan Informasi Masyarakat (Diskominfomas) DKI Jakarta.