Senin 09 Jun 2014 22:53 WIB

Jokowi: Pilkada Langsung Harus Dipertahankan

Rep: Muhammad Akbar Wijaya/ Red: Mansyur Faqih
Relawan menyablon kaos dengan gambar pasangan capres-cawapres 2014 Jokowi-JK di posko relawan Jokowi-JK Jl. Veteran, Blitar, Jawa Timur, Ahad (8/6).
Foto: antara
Relawan menyablon kaos dengan gambar pasangan capres-cawapres 2014 Jokowi-JK di posko relawan Jokowi-JK Jl. Veteran, Blitar, Jawa Timur, Ahad (8/6).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Capres Joko Widodo (Jokowi) menjawab pertanyaan dari Prabowo Subianto tentang mekanisme pemilihan kepala daerah (pilkada). Apakah pemilihan langsung atau melalui DPRD. 

Jokowi menyatakan pilkada lebih baik dilaksanakan secara langsung. "Sebagai bentuk kedaulatan rakyat pemilihan kepala daerah tetap seperti sekarang," kata Jokowi di Balai Sarbini, Semanggi, Jakarta Selatan, Senin (9/6).

Namun, Jokowi menyatakan, sistem pemilu langsung masih perlu pembenahan. Agar biaya besar dalam pilkada langsung bisa lebih efisien. 

Untuk itu Jokowi mengusulkan agar teknis pilkada langsung dilakukan serentak. "Hanya teknisnya diperbaiki. Dilaksanakan serentak mengurangi biaya," ujar Jokowi.

Jokowi mengakui pelaksaan pilkada langsung membutuhkan proses yang panjang. Namun hal ini tetap harus diupayakan agar esensi demokrasi bisa benar-benar dirasakan rakyat. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement