REPUBLIKA.CO.ID,
SUBANG -- Dirut Perusahaan Jasa Tirta II Jatiluhur, Jawa Barat, Herman Idrus, mengaku, bendung yang jebol di Leuwinangka bukan konstruksi bendungnya, melainkan tanggulnya. Lokasi tanggul yang jebol ini sama dengan kejadian pada 2011 lalu.
"Karena itu, perbaikannya akan mudah. Sebab, tahun lalu tanggul ini pernah diperbaiki juga," ujar Herman, kepada Republika, Jumat (31/1).
Terkait dengan perbaikan secara permanen, Herman mengaku, kewenangannya ada di BBWSC. Akan tetapi, pihaknya menerima informasi, bahwa BBWSC tidak hanya memerbaiki tanggul bendung yang jebol. Melainkan, akan mengganti seluruh infrastruktur Bendung Leuwinangka tersebut.
Mengingat bendung itu usianya sudah cukup tua, sehingga sudah layak untuk diremajakan lagi. Desainnya sudah jadi sehingga tinggal menunggu hasil uji publik dan proses tenderisasi.