Jumat 06 Dec 2013 15:08 WIB

Benda Mencurigakan di Kedubes AS Bagian Aksi Teror

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Putut Eko Bayuseno.
Foto: Antara
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Putut Eko Bayuseno.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kapolda Metro Jaya, Irjen Putut Eko Bayuseno, memastikan benda mencurigakan yang ditemukan di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Kamis (5/12), merupakan aksi teror. "Itu (aksi) teror saja," kata Putut seusai acara serah terima jabatan di Ruang Rapat Utama Mabes Polri, Jakarta, Jumat (6/12).

Dijelaskan jenderal bintang dua itu, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap benda mencurigakan yang diketahui bukanlah bom itu. "Itu sudah ditangani Tim Gegana, tidak ada unsur bahan peledaknya," ujarnya.

Kendati demikian, kepolisian akan tetap meningkatkan keamanan di kawasan tersebut. Selain itu, pihaknya juga tetap mengusut siapa pelaku aksi teror itu. "Jelas ditingkatkan pengamanannya, juga diusut siapa pelakunya," katanya.

Sebelumnya sebuah kotak berwarna abu-abu yang mencurigakan ditemukan di samping Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jalan Medan Merdeka Selatan Nomor 4-5, Jakarta Pusat, Kamis (5/12) sore.

Berdasarkan keterangan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto di Jakarta, Kamis, kotak tersebut berupa tempat penyimpanan kunci mobil berwarna abu-abu yang ditemukan tepatnya di pinggir tembok di bawah jalan layang Kedubes AS. "Ada dua saksi yang menemukan kotak mencurigakan itu," kata Rikwanto.

Para saksi adalah Sauri, pedagang kopi keliling, dan Baini (25 tahun), pedagang kopi keliling. Menurut saksi, kronologis kejadian tersebut, yaitu pada Kamis (5/12) sekitar pukul 15.00 WIB, saat berjualan kopi di tempat kejadian perkara (TKP) saksi melihat ada sebuah unit kendaraan bak terbuka pengangkut sampah berwarna hitam putih berhenti untuk memuat kardus bekas selama lima menit kemudian meninggalkan TKP.

"Saksi mengaku tidak hafal nomor polisi kendaraan tersebut," katanya. Selanjutnya saksi melihat ada sebuah kotak penyimpanan kunci dan saksi Sahuri sempat membuka kotak tersebut. Di dalamnya terdapat benda dengan panjang 20 cm yang dilapis lakban kuning dan ada kabel warna kuning, biru dan merah.

"Karena curiga, hal tersebut dilaporkan kepada Briptu Silaban, Kesatuan Sat Brimobda Polda Metro Jaya yang sedang mengamankan di Kedubes AS," kata Rikwanto. Pada pukul 16.00 WIB, lanjut dia, Tim Gegana Polda Metro Jaya berjumlah 10 personel yang dipimpin Ipda Mujiadi tiba di TKP untuk melakukan "riging" dengan tali guna memindahkan kotak tersebut. Setelah diperiksa, kotak itu pun diledakkan.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement