REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Terlambatnya jadwal perjalanan pesawat terbang kembali terjadi. Kali ini, maskapai penerbangan Lion Air dengan nomor penerbangan JT 0653 tujuan Lombok-Jakarta dengan jumlah penumpang sebanyak 199 orang terlambat hingga mencapai lima jam.
"Seharusnya berangkat pukul 14.20 WITA, tapi sampai pukul 19.10 WITA belum ada kepastian pemberangkatan," kata salah satu penumpang, Denny Rusnanto yang menghubungi Republika, Kamis (26/9).
Denny menuturkan awalnya ia bersama ratusan penumpang lainnya di Bandara Udara Internasonal Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) telah diizinkan untuk memasuki pesawat sekitar 10 menit sebelum pesawat lepas landas.
Tak berapa lama para penumpang telah berada di dalam pesawat, pilot pesawat ini mengumumkan adanya kerusakan atau kendala operasional. Ia bersama para penumpang lainnya pun turun lagi kembali ke ruang tunggu bandara. Pihak maskapai Lion Air juga menjanjikan perbaikan kerusakan pada pesawat akan memakan waktu sekitar empat jam.
Selama menunggu, para penumpang juga hanya diberikan nasi kotak dari pihak maskapai. Tidak ada kompensasi dengan mengembalikan sebagian uang tiket kepada penumpang dengan lamanya waktu perbaikan tersebut.
"Kompensasinya cuma dikasih servis makan doang," ucapnya. Waktu menunggu telah mencapai empat jam, namun pihak Lion Air juga tidak kunjung memberikan kepastian. Ratusan penumpang mulai marah-marah dan meminta ganti rugi sebesar harga tiket pesawat tersebut.
Pihak Lion Air pun akhirnya mengizinkan para penumpang untuk memasuki pesawat yang sama. Rencananya pesawat akan lepas landas pada pukul 19.30 WITA ini.
"Ini kita sudah di dalam pesawat. Katanya (pihak Lion Air) take off (lepas landas) diperkirakan pukul 19.30 WITA. Tadi semua penumpangnya marah-marah pada pihak Lion Air di bandara," tuturnya lagi.