REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Marzuki Alie menanggapi pernyataan Anas Urbaningrum yang menyebut peserta konvensi Demokrat sulit memenangkan Pilpres 2014.
Marzuki menduga pernyataan Anas itu muncul karena perasaan dizalimi. "Ini kan Anas merasa dizalimi. Saya tidak tahu, merasa disingkirkan, khususnya petinggi Partai Demokrat," kata Marzuki kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Senin (16/9).
Ketua DPR RI itu menduga hingga kini Anas masih merasa penyingkiran posisinya dari kursi Ketua Umum Demokrat karena hasil rekayasa. Namun Marzuki menyatakan yang dirasakan Anas baru perasaan.
"Itu kan merasa. Saya juga tidak mau memberikan opini apapun," ujarnya.
Penetapan tersangka Anas --yang berujung pada penyingkiran dirinya dari posisi Ketua Umum Demokrat-- merupakan kewenangan hukum KPK. Marzuki mengatakan, hanya KPK yang mengetahui alasan kenapa Anas dijadikan tersangka.