Ahad 02 Jun 2013 09:53 WIB

Bedah Kampung di Sukabumi Masih Tunggu SK Mensos

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Dewi Mardiani
Rumah tak layak huni. Ilustrasi
Foto: .
Rumah tak layak huni. Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Proses perbaikan rumah dalam program bedah kampung Kementerian Sosial (Kemensos) di Kabupaten Sukabumi masih menunggu surat keputusan (SK) Menteri. Ditargetkan, sebelum puasa SK Mensos telah turun sehingga perbaikan rumah tidak layak huni sudah bisa dilakukan.

Seperti diketahui, program bedah kampung di Kabupaten Sukabumi dilakukan di Dusun Ciangkrek, Desa Mekarasih, Kecamatan Simpenan. Peluncuran program ini dilakukan Mensos Salim Segaf Al Jufri dengan langsung mengunjungi Desa Mekarasih pada 1 April lalu.

‘’Program bedah kampung dituangkan dalam SK yang mencakup semua wilayah Indonesia,’’ ujar Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sukabumi, Nasihudin, Ahad (2/6), sehingga pengeluaran SK tidak bisa dilakukan untuk satu wilayah saja.

Menurut Nasihudin, sasaran program bedah kampung di Sukabumi mencakup perbaikan sebanyak 150 unit rumah warga. Rinciannya, sebanyak 100 rumah diperbaiki Kemensos sementara sisanya dilakukan oleh dana Corporate Social Responsibility (CSR).

Selain perbaikan rumah, kata Nasihudin, pemerintah juga akan membangun jaringan listrik ke Dusun Ciangkrek. Selama ini aliran listrik belum tersedia di perkampungan tersebut.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement