Ahad 05 May 2013 07:49 WIB

Polisi Samarinda Ungkap Pembunuhan DJ Wanita

Ilustrasi pembunuhan.
Foto: IST
Ilustrasi pembunuhan.

REPUBLIKA.CO.ID, SAMARINDA -- Polresta Samarinda, Polda Kalimantan Timur, berhasil mengungkap kasus pembunuhan wanita peramu lagu atau 'Female Disc Jockey' (DJ) Ratih Pitaloka (18), yang ternyata dilakukan oleh pasangan selingkuhannya, Bahtiar (24), seorang pelayan kantor.

"Malam ini (Sabtu) sekitar pukul 22.00 Wita, kami berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan Ratih Pitaloka yang jasadnya ditemukan terbungkus plastik di depan pintu masuk Perumahan Sei Kledang Mas, Samarinda Seberang," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Samarinda, Komisaris Feby DP Hutagalung, Sabtu (4/5).

Pelaku menghabisi nyawa selingkuhannya itu dengan motif emosi akibat sering dimintai uang oleh korban. Korban mengancam akan melaporkan hubungan mereka kepada istri tersangka jika tidak diberi uang, kata Feby DP Hutagalung.

Selain menangkap pelaku yang merupakan 'office boy' sebuah perusahaan tambang batu bara di Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, polisi juga menyita sepeda motor dan telepon genggam merek BlackBerry yang digunakan Bahtiar dan Iphone 4 milik korban.

Kepada polisi, kata Feby DP Hutagalung, tersangka Bahtiar mengaku sebelum melakukan pembunuhan, Ahad (28/4) sekitar pukul 21.30 Wita, terebih dahulu menjemput Ratih di rumahnya di Jalan Lambung Mangkurat Gang 3, kemudian membawanya ke Perumahan Sei Kledang, Samarinda Seberang.

"Saat di TKP, pelaku dan korban terlibat cekcok mulut karena Ratih meminta uang dan mengancam Bahtiar akan melaporkan hubungan mereka kepada itri pelaku jika tidak memberinya uang. Karena emosi, pelaku kemudian menghantamkan kepala korban ke trotoar sebanyak tiga kali kemudian mencekiknya hingga tewas," katanya.

"Setelah tidak berdaya, pelaku kemudian memasukkan tubuh korban ke dalam plastik hitam besar kemudian membuangnya di pinggir jalan. Jasda korban kemudian ditemukan warga pada Senin (29/4) pagi sekitar pukul 07. 00 Wita," ungkap Feby DP Hutagalung.

Korban Ratih baru saja melahirkan sekitar sebulan sebelum peristiwa pembunuhan itu.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement