REPUBLIKA.CO.ID,DENPASAR--Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum tidak menghadiri pembukaan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Sanur, Bali, Sabtu siang, walaupun ada informasi bahwa dia ada di Denpasar.
Informasi dari kalangan panitia pelaksana menyebutkan Anas tidak diundang untuk menghadiri KLB Demokrat. Panitia juga menyampaikan melalui pengeras suara bahwa kader partai yang bisa mengikuti KLB adalah mereka yang memiliki hak suara.
Anas berada di Bali sejak Jumat (29/3) dan dikabarkan bersama keluarganya. Bersamaan dengan penyelenggaran KLB, Anas berkeliling kota dan mampir ke berbagai tempat seperti Pasar Seni Guwang di kawasan Sukawati membeli suvenir.
Selain tidak dihadiri Anas, pembukaan KLB Partai Demokrat juga tanpa dihadiri Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. Padahal Yudhoyono dan Ibu Ani Yudhoyono sudah berada di Hotel Inna Bali Hotel, tempat penyelenggaraan KLB itu beberapa jam sebelum pembukaan.
Panitia mempersilakan para anggota Dewan Pembina, Majelis Tinggi, Dewan Kehormatan, Pengawas Partai, dan Dewan Pengurus Pusat memasuki arena KLB pukul 13.53 Wita tetapi tak terlihat Yudhoyono.
Sekjen DPP Partai Demokrat Edhie Baskoro memasuki ruangan dari pintu lain. Sekitar semenit setelah Edhie Baskoro masuk dan duduk di kursi kehormatan, KLB dimulai dengan menyanyikan bersama Lagu Kebangsaan Indonesia Raya.
Kemudian mengheningkan cipta dipimpin oleh Edhie Baskora atau Ibas, putra bungsu Yudhoyono. Setelah itu menyanyikan lagu Hymne dan Mars Partai Demokrat.
Ada kejadian menarik, setelah pembawa acara mempersilakan ketua panitia Max Sopacua menyampaikan laporan penyelenggaraan KLB, Max tak tampil ke podium. Pembawa acara akhirnya melanjutkan acara dengan sambutan DPP Partai Demokrat yang disampaikan oleh Edhie Baskoro sekaligus membuka KLB.