Kamis 21 Feb 2013 21:49 WIB

Tanjung Priok Daerah Rawan Kriminal

Rep: Riana Dwi Resky/ Red: Mansyur Faqih
Tampak mobil milik Satpol PP dihancurkan massa saat insiden di Tanjung Priok, Rabu (14/4).
Foto: yogi ardhi/republika
Tampak mobil milik Satpol PP dihancurkan massa saat insiden di Tanjung Priok, Rabu (14/4).

REPUBLIKA.CO.ID, TANJUNG PRIOK -- Tanjung Priok, termasuk Warakas dan Sunter, termasuk daerah rawan tindak kriminal. Hal ini disimpulkan berdasarkan pemetaan wilayah target operasi (TO) Polres Jakarta Utara. 

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombespol Mohamad Iqbal mengatakan, dari operasi berantas yang dilakukannya sejak 2-21 Februari 2013, daerah rawan kriminal terletak di Tanjung Priok.

"Banyak pelaku-pelaku 365 kami dapatkan disitu yang menjadi target operasi," ujarnya, Kamis (21/2).

Selama masa operasi, pihak Satreskrim Polres Metro dan Polsek Jajaran Restro Jakarta Utara telah mengungkap 144 kasus non-TO serta delapan kasus TO. Menurut Iqbal, para pelaku merupakan pemain lama yang rata-rata telah beroperasi selama lima tahun.

Dari operasi itu juga ada 37 kasus pencurian. Termasuk 76 kasus lainnya. Seperti empat kasus premanisme, 42 kasus pak ogah, 10 kasus pengamen, satu kasus penadah dan satu kasus perbuatan tindak kekerasan. 

Berbagai jenis barang bukti juga disita oleh petugas. Termasuk 23 bilah senjata tajam, 72 botol minuman keras, 25 unit handphone, 20 unit komputer, satu peti uang palsu pecahan Rp 100 ribu, delapan rekap judi dan 20 unit komputer. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement