REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR -- Teka-teki siapa yang akan diusung PDIP dalam Pilkada Bali masih menjadi teka-teki. Namun sudah dipastikan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menolak usulan DPD PDIP Bali yang mengusung paket Puspayoga-Agus Suradnyana.
Penegasan Megawati menolak nama Puspayoga-Agus Suradnyana disampaikan Megawati dalam pertemuan dengan jajaran PDIP Bali di vila Cucukan Gianyar, Senin (4/2) malam. Pada kesempatan itu Megawati menyampaikan kekecewaannya atas sikap DPD PDIP Bali, yang seakan memaksakan paket Puspayoga-Agus.
Mega beralasan dia menolak Agus, karena pengusaha properti itu baru empat bulan menjabat Bupati Buleleng.
"Susah-susah sekali memperjuangkan Agus jadi bupati. Sekarang baru empat bulan terus mau ditinggal. Saya juga lagi berkonsentrasi pada pilkada Jawa Barat," kata Megawati.
Hingga Selasa (5/2) sore, belum ada kepastian siapa yang akan mendapat rekomendasi DPP PDIP untuk maju dalam pilgub Bali. Namun sejumlah sumber kembali menyebutkan nama paket baru, yakni Puspayoga-Dewa Nyoman Sukrawan, Ketua DPRD Kabupaten Buleleng.
Dalam pilgub Bali 2013, PDIP terlihat bimbang dan khawatir menghadapi paket gubernur incumbent Made Mangku Pastika-Ketut Sudikerta.
Menurut rencana, pada Rabu (6/2), PDIP akan mendaftarkan Puspayoga-Sukrawan ke KPUD Bali.