Sabtu 02 Feb 2013 17:04 WIB

PKS Berharap KPK tak Ditunggangi Siapapun

Rep: Ira Sasmita/ Red: Karta Raharja Ucu
Presiden Partai Keadilan Sejahtera Luthfi Hasan Ishaaq, memberikan keterangan pers di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),Jakarta, Kamis (31/1).   (Republika/ Tahta Aidilla)
Presiden Partai Keadilan Sejahtera Luthfi Hasan Ishaaq, memberikan keterangan pers di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),Jakarta, Kamis (31/1). (Republika/ Tahta Aidilla)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PKS berharap KPK seimbang dan tidak ditunggangi kepentingan politik tertentu dalam pengusutan kasus suap yang disangkakan pada mantan presidennya, Luthfi Hasan Ishaq.

Ketua DPP PKS, Sohibul Iman mengatakan KPK dianggap sebagai lembaga istimewa yang menangani kasus-kasus yang tidak biasa. Atas keistimewaannya itu, KPK memiliki hak-hak subjektif yang harus digunakan secara hati-hati.

"Kami khawatirkan ada free rider yang menunggangi hak itu," kata Sohibul di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (2/2).

Karena, lanjut Sohibul, secara kelembagaan KPK memiliki lapisan struktur. Menurunya tidak semua pimpinan KPK memiliki kontrol penuh terhadap penyidiknya di lapangan. Sehingga, dalam konteks sosial politik bisa saja terjadi penyusupan oleh pihak-pihak tertentu.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement
Advertisement