Senin 07 Jan 2013 22:59 WIB

Cuaca Ekstrem, Lion Air Gagal Mendarat di Manado

Pesawat Lion Air
Foto: Yogi Ardhi/Republika
Pesawat Lion Air

REPUBLIKA.CO.ID, MANADO -- Pesawat Lion Air tujuan Manado, Senin, gagal mendarat akibat cuaca ekstrem berupa angin kencang dengan kecepatan 35 kilometer per jam di udara Sulawesi Utara. Pesawat akhirnya berputar menuju Makassar, Sulawesi Selatan.

"Pesawat Lion Air dengan kode penerbangan JT776 dari Jakarta tujuan Manado, yang hampir mendarat di Bandara Sam Ratulangi Manado terpaksa belok, karena angin kencang," kata Humas PT Angkasa Pura Manado, Allan Pusung di Manado, Senin.

Pusung menjelaskan, pesawat Lion Air tersebut berangkat dari Jakarta ke Manado pukul 05.00 WITA dan dijadwalkan tiba di Manado pukul 09.00 WITA tetapi angin kencang membuat jadwalnya berubah.

"Pesawat tertahan di Makassar sekitar tiga jam dan baru bisa berangkat ke Manado pukul 13.00 WITA dan masuk Manado jauh dari waktu yang ditetapkan yakni pukul 14.20 WITA," kata Pusung.

Karena keterlambatan masuk Manado, menurut Pusung, para penumpang diberikan mendapat layanan ekstra makanan oleh maskapai penerbangan tersebut sebelum melanjutkan perjalanan ke Manado, tetapi tidak mendapatkan ganti rugi karena keterlambatan tersebut, sebab cuaca bermasalah.

Prakirawan BMKG stasiun Samratulangi Manado, Ratih Prasetya mengatakan, cuaca ekstrim di Manado memang menyebabkan penerbangan jadi bermasalah, karena menghalangi jarak pandang.

"Saat pesawat akan mendarat angin bertiup sangat kencang dan jarak pandang hanya 500 meter, sehingga menyebabkan masalah dan mengancam keselamatan penumpang dan pilot," kata Ratih.

sumber : Antara
Berita Lainnya

Rekomendasi