Senin 21 Nov 2011 15:11 WIB

PPP Dukung Abraham Samad

Rep: Mansyur Faqih/ Red: Chairul Akhmad
Anggota Komisi III DPR RI, Ahmad Yani, saat dimintai keterangan oleh wartawan di gedung DPR, Jakarta. Politisi PPP itu mengaku siap dikonfrontasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait kasus dugaan
Foto: Republika/Tahta Aidilla
Anggota Komisi III DPR RI, Ahmad Yani, saat dimintai keterangan oleh wartawan di gedung DPR, Jakarta. Politisi PPP itu mengaku siap dikonfrontasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait kasus dugaan "kursi haram".

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Calon pimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad menjalani fit and proper test di hadapan Komisi III DPR0RI, Senin (21/11).

Dalam pelaksanaan fit and proper test yang pertama dari delapan calon yang ada, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) telah menyatakan dukungannya terhadap Samad.

Anggota Komisi III dari Fraksi PPP, Ahmad Yani, menyatakan dukungannya kepada Samad. "Masih kertas putih belum ada noda. Beliau ini doktor hukum pidana. Sehingga bisa berkontribusi bagaimana pimpinan KPK menganalisis tindak pidana korupsi. Dia juga orang yang tak punya hutang piutang. Dia genuine (murni) di hukum pidana," katanya di gedung DPR, Jakarta, Senin (21/11).

Menuturnya, selain Samad, PPP juga menaruh perhatian khusus terhadap Bambang Widjojanto, Yunus, Husein, Abdullah Hehamahua, dan Adnan Pandu Praja.

Berdasarkan ranking dari panitia seleksi (pansel), Samad berada di posisi ke lima, berada di bawah Bambang dan Yunus. Yani mengaku tak masalah terhadap popularitas Samad yang tidak terlalu tinggi ketimbang calon-calon lainnya. "Kenapa harus mencari tokoh terkenal. KPK besok harus sepi bicara dan tidak main reality show. Tugas KPK melakukan upaya pemberantasan korupsi," papar Yani.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement