Jumat 26 Aug 2011 16:04 WIB

Soal Isu Pejabat Antek Amerika, Pengamat Bilang Wikileaks Ga Ada Artinya

Rep: Esthi Maharani/ Red: Ajeng Ritzki Pitakasari

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Situs wikileaks kembali membocorkan sejumlah nama pejabat di Indonesia yang diduga memiliki keterkaitan dengan Amerika Serikat dan menjadi antek negara tersebut. Beberapa menteri disebut sebagai kandidat potensial untuk dijadikan sekutu.

Menanggapi hal ini, pengamat politik LIPI, Ikrar Nusa Bakti tidak mau ambil pusing. Ia bahkan menyakini untuk bocoran kali ini hanya sekadar insting politik dari dubes Amerika Serikat.

“Itu gak ada artinya. Kenapa? Karena nonsense. Itu Cuma politik insting dari dubes Amerika yang akan habis masa jabatannya,” katanya saat ditemui di Gedung DPR, Jumat (26/8).

Setiap negara memang punya kepentingan dengan Amerika Serikat, tetapi bukan berarti hal itu bisa langsung dikatakan sebagai antek negara tersebut.  Ikar pun tak menyakini jika sejumlah menteri yang disebut menggadaikan rasa nasionalismenya.

"Apalagi Menlu Marty Natalegawa, I don't think so. Dia punya nasionalisme yang cukup tinggi dan pasti memiliki pertimbangan akademik," katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement