Ahad 03 Jul 2011 16:03 WIB

Buka Muktamar PPP, SBY Puji Suryadharma cs Setia ke Koalisi

Rep: c41/ Red: Stevy Maradona
SBY
SBY

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Lima tabuhan bedug dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono resmi menandakan dimulainya Muktamar VII PPP di Bandung. Dalam pidatonya, SBY memuji PPP yang berdiri sejak 1973 selalu mengedepankan poltik yang santun, egaliter dan  toleran.

SBY hadir bersama Ibu Negara Ani Yudhoyono di Balai Pertemua Sasana Budaya Ganesha sebagai undangan untuk meresmikan pembukaan Muktamar. SBY memberikan pidatonya menyusul pidato yang oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Ketua Umum PPP suryadharma Ali.

"Selamat melaksanakan Muktamar. Semoga hasil Muktamar  dapat memberikan sumbangan bagi PPP dan kepentingan dan kebaikan bangsa," ujar SBY di atas podium. SBY terlambat tiba di lokasi acara bersama SDA karena kemacetan di sekitar Sasana Budaya Ganesha akibat kedatangan puluhan ribu kader dan simpatisan PPP dari seluruh daerah.

Dalam pidatonya, SBY mengatakan bahwa PPP telah mewarnai peta perubahan politik dan sistem kepertaian di Indonesia. Saat itu, PPP terbentuk dari peleburan sejumlah partai Islam yang setuju bersatu dalam partai berlambang Ka'bah ini.

"Empat dasawarsa berlalu, PPP tetap eksis menjadi parpol yang terus mendambakan negeri ini menjadi negeri yang baik dan selalu berada dalam ampunan Allah SWT," tutur SBY yang hadir mengenakan busana batik berwarna ungu.

Tak hanya itu, SBY juga memuji pilihan PPP untuk menjadi bagian dari koalisi pendukung pemerintahan yang dipimpinnya. "Saya gembira PPP menjadi partai koalisi. Saya yakin ijtihad politik PPP menjadi partai koalisi menjadi ijtihad yang tepat," ucapnya.

Selain SBY dan istri, turut hadir sejumlah menteri negara diantaranya Fadel Muhammad, Muhaimin Iskandar, Djoko Suyanto, dan Mustafa Abubakar.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement