Selasa 27 Oct 2026 16:40 WIB

Mendikdasmen Tegaskan TKA Bukan Penentu Kelulusan Siswa

Hasil TKA menjadi bahan evaluasi pembelajaran siswa.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu
Foto: Kemendikdasmen
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu

TANGERANG SELATAN -- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menegaskan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tidak menentukan kelulusan siswa dari sekolah. Pemerintah menggunakan hasil TKA untuk memetakan kemampuan akademik siswa sekaligus mengevaluasi mutu pembelajaran agar sekolah dapat melakukan perbaikan.

Abdul Mu'ti mengatakan TKA dirancang untuk memberikan gambaran kemampuan siswa berdasarkan standar pengukuran yang sama. Hasil tes tersebut tidak dimaksudkan untuk menentukan keberhasilan atau kegagalan siswa dalam menempuh pendidikan.

Baca Juga

“Jadi semua sudah terstandar dan hasilnya nanti akan menggambarkan bagaimana kemampuan dari murid-murid kita. Dan ini bukan soal gagal atau berhasil. Karena TKA ini tujuannya adalah untuk memetakan mutu pendidikan,” ujar Abdul Mu'ti saat meninjau pelaksanaan TKA di SMA Negeri 3 Kota Tangerang Selatan, Banten, Senin (26/10/2026).

Menurut Abdul Mu'ti, pelaksanaan TKA pada pertengahan tahun ajaran memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperbaiki kemampuan akademiknya sebelum lulus SMA. Sekolah dan guru dapat memanfaatkan hasil tes untuk mengidentifikasi materi yang belum dikuasai siswa dan menentukan aspek pembelajaran yang perlu diperkuat.

“Setelah kita tahu hasil tesnya seperti apa, kita perbaiki. Karena pelaksanaan pada pertengahan semester, setelah ini anak-anak masih akan belajar satu semester lagi. Masih memiliki waktu belajar untuk memperdalam mereka kurangnya di mana, kemudian yang perlu diperbaiki pada aspek mana saja,” tuturnya.

Abdul Mu'ti menjelaskan penyusunan soal TKA memperhatikan standar validitas dan reliabilitas agar hasil pengukuran dapat menggambarkan kemampuan akademik siswa. Bentuk soal juga dirancang untuk mengukur kemampuan berpikir dan penalaran melalui pertanyaan kontekstual, bukan sekadar menguji hafalan atau kemampuan menghitung secara langsung.

Di SMA Negeri 3 Kota Tangerang Selatan, sebanyak 303 siswa mengikuti TKA dalam satu gelombang yang terbagi menjadi tiga sesi. Pihak sekolah telah melakukan persiapan selama tiga bulan sebelum pelaksanaan, mulai dari sosialisasi kepada orang tua, pendalaman materi bersama guru, hingga uji coba.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala SMA Negeri 3 Kota Tangerang Selatan Rokhmat Hidayat mengatakan dukungan orang tua menjadi salah satu faktor penting dalam mempersiapkan siswa menghadapi TKA. Selain pendalaman materi, sekolah berupaya memastikan siswa memiliki kesiapan dalam mengikuti ujian.

“Persiapan TKA sudah kami lakukan sejak tiga bulan sebelum pelaksanaan. Dukungan orang tua sangat penting untuk memberikan motivasi kepada anak-anak agar siap mengikuti TKA,” ujar Rokhmat.

Salah seorang siswa SMA Negeri 3 Kota Tangerang Selatan, Abiyyu Desain Nagari, mengaku soal TKA membutuhkan pemahaman dan ketelitian dalam menentukan jawaban. Pada hari pertama pelaksanaan, soal Bahasa Indonesia menuntut siswa memahami isi teks sebelum memilih jawaban yang tepat.

“Alhamdulillah saya bisa menyesuaikan dengan baik. Soal-soal TKA pastinya membutuhkan pemikiran yang mendalam ya, karena selain kita perlu memahami teksnya, kita juga perlu teliti dalam mengerjakan soalnya supaya hasil yang kita dapat juga bisa sesuai dengan yang nanti diinginkan,” ujar Abiyyu.

Menurut Abiyyu, penguasaan materi saja belum cukup untuk menghadapi TKA karena siswa juga harus mampu mengatur waktu pengerjaan. Latihan soal menjadi salah satu cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesiapan menghadapi ujian.

“Kalau dari saya, selain kita mempelajari materi, perbanyak latihan soal yang telah dipelajari. Apalagi di TKA ini, dengan waktu yang terbatas, kita harus punya manajemen waktu yang baik,” tambah Abiyyu.

Abiyyu berharap hasil TKA dapat mendukung rencananya melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri. Hasil tersebut diharapkan dapat digunakan sebagai pendukung validasi nilai rapor apabila Abiyyu memenuhi persyaratan mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).

Berita Lainnya

Rekomendasi