REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) Antonio Guterres mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Banten pada Sabtu (17/1/02026) malam WIB. Kedatangan Sekjen PBB disambut dengan upacara kenegaraan dan pasukan jajar kehormatan.
Di Terminal VVIP Bandara Soekarno-Hatta, Guterres disambut oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Arrmanatha Christiawan Nasir, Wakil Tetap RI untuk PTRI New York Umar Hadi, Pelaksana Tugas Dirjen Kerja Sama Multilateral Kementerian Luar Negeri RI Denny Abdi, dan Kepala Perwakilan PBB untuk Indonesia Gita Sabharwal. Setelah itu, ia langsung menuju ke hotel tempat bermalam di Jakarta.
Selama kunjungan ke Indonesia, Guterres dijadwalkan bertemu dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Senin (19/10/2026). Dia juga dijadwalkan mengunjungi Markas Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Sekretariat Presiden dalam siaran resminya menyatakan, kunjungan kerja Sekjen PBB ke Indonesia menjadi momentum hubungan diplomatik Indonesia dengan PBB. Hal itu sekaligus membuka ruang bagi penguatan komunikasi dan kerja sama multilateral dalam menghadapi berbagai tantangan global.
"Kunjungan ini berlangsung di tengah berbagai tantangan global yang membutuhkan dialog dan kerja sama antarnegara. Pertemuan dengan Presiden Prabowo akan menjadi kesempatan bagi Indonesia dan PBB untuk memperkuat komunikasi serta bertukar pandangan mengenai persoalan yang menjadi perhatian bersama," demikian siaran pers Setpres.




