Selasa 29 Sep 2026 12:48 WIB

Pengadaan 35 Unit Ranpur Amfibi Marinir dari AS Senilai Rp 414 Miliar

Pembelian ranger dalam skala besar pertama oleh Indonesia ke AS menggunakan FMS.

Prajurit Korps Marinir TNI AL berjalan di dekat kendaraan tempur amfibi AAV M-35 di Markas Komando Korps Marinir, Cilandak, Jakarta, Senin (28/9/2026). Kementerian Pertahanan menyerahkan 12 kendaraan tempur (ranpur) amfibi AAV M-35 dari Amerika Serikat kepada Korps Marinir Angakatan Laut pada tahap pertama dari total 35 unit ranpur untuk modernisasi alutsista dan memperkuat Korps Marinir dalam operasi amfibi.
Foto: ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin
Prajurit Korps Marinir TNI AL berjalan di dekat kendaraan tempur amfibi AAV M-35 di Markas Komando Korps Marinir, Cilandak, Jakarta, Senin (28/9/2026). Kementerian Pertahanan menyerahkan 12 kendaraan tempur (ranpur) amfibi AAV M-35 dari Amerika Serikat kepada Korps Marinir Angakatan Laut pada tahap pertama dari total 35 unit ranpur untuk modernisasi alutsista dan memperkuat Korps Marinir dalam operasi amfibi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Delegasi Amerika Serikat (AS) ikut menyaksikan serah terima kendaraan tempur (ranpur) amfibi serbu (Assault Amphibious Vehicles/AAV) kepada Korps Marinir Indonesia (Kormar) TNI AL di Markas Batalyon Infanteri ke-6 di Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (29/9/2026). Penyerahan itu menandai tonggak penting dalam kemitraan pertahanan AS dan Indonesia.

Dikutip dalam siaran pers Kedubes AS, TNI AL melakukan pengadaan 35 unit AAV dengan nilai 23 juta dolar AS atau sekitar Rp 414 miliar. Ranpur tersebut merupakan pembelian dalam skala besar pertama oleh Indonesia ke AS dalam beberapa tahun terakhir, melalui skema Foreign Military Sales (FMS).

Baca Juga

Sebanyak 12 kendaraan pertama tiba pada 22 September 2026, terdiri dari 11 unit varian AAVP7 sebagai kendaraan pengangkut personel dan satu unit varian AAVC7 untuk keperluan komando. Penjabat Wakil Duta Besar AS Aqueelah T Johnson menjelaskan, penyerahan ranpur amfibi tersebut menandai keberhasilan pengiriman peralatan sekaligus mencerminkan kuatnya kerja sama keamanan antara AS dan Indonesia.

"Pengadaan Assault Amphibious Vehicles oleh Indonesia menunjukkan komitmen bersama kita untuk meningkatkan keamanan dan kesiapan di seluruh kawasan Indo-Pasifik melalui modernisasi peralatan pertahanan," ujar Johnson.

"Saya bangga melihat kemitraan yang terus kita bangun semakin memperkuat keamanan kawasan melalui penggunaan platform buatan Amerika Serikat yang telah teruji dalam pertempuran," kata Johnson menambahkan.

 

Berita Lainnya

Rekomendasi