Jumat 18 Sep 2026 14:40 WIB

KSAL: Garibaldi Bisa Digunakan 15-20 Tahun Lagi

Garibaldi bakal diprioritaskan untuk mendukung TNI AL dalam menajalankan OMSP.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (18/9/2026).
Foto: Republika/Erik Purnama Putra
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (18/9/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- TNI AL memperkirakan, ITS Giuseppe Garibaldi (C551) yang bakal berganti nama KRI Sriwijaya, masih bisa beroperasi hingga dua dekade ke depan. Saat ini, usia kapal induk produksi Fincantieri, Italia itu sudah lebih 40 tahun.

Meski begitu, menurut Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali, kondisi Garibaldi masih baik. Sehingga kapal induk bisa memperkuat TNI AL dalam hitungan cukup lama.

Baca Juga

Penilaian itu juga merupakan hasil kunjungan ke sejumlah ruangan dan melihat peralatan di dalam Garibaldi. "Mudah-mudahan nanti bisa bertahan digunakan oleh TNI AL mungkin 15 sampai 20 tahun lagi," kata Ali saat konferensi pers di Dermaga 107, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (18/9/2026).

Ali menjelaskan, Garibaldi bakal diprioritaskan untuk mendukung TNI AL dalam menajalankan Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Dia menilai, kondisi Indonesia yang kerap dilanda bencana alam membuat kapal induk sangat cocok mengangkut alutsista dengan tujuan nonperang. "Kami sangat butuh kapal atau platform yang bisa membawa banyak helikopter," ucap Ali.

Dengan panjang 180 meter dan lebar 33 meter, menurut Ali, kapal induk tersebut jika dimaksimalkan bisa menampung 14 helikopter. Dengan begitu, sambung dia, logistik buat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bisa lebih cepat dikendalikan dan penyaluran bantuan bisa segera terkirim.

 

Berita Lainnya

Rekomendasi