Selasa 29 Sep 2026 03:30 WIB

Pemerintah Percepat Program Bedah Rumah di Jakarta Tahun Depan

Menteri PKP Maruarar Sirait umumkan percepatan penanganan rumah tidak layak huni di Jakarta melalui program Bedah Rumah dengan mekanisme tender rakyat yang transparan.

Rep: antara/ Red: antara
Menteri PKP akan percepat penanganan rumah tidak layak huni di Jakarta.
Foto: antara
Menteri PKP akan percepat penanganan rumah tidak layak huni di Jakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengumumkan percepatan penanganan rumah tidak layak huni di Jakarta melalui Program Bedah Rumah pada tahun depan. Program ini bertujuan membantu warga Jakarta yang tinggal di rumah kumuh dan tidak memenuhi standar kelayakan huni.

"Tahun depan kita kerjakan rumah-rumah di Jakarta yang kumuh dan tidak layak huni. Kita kerjakan lebih cepat, kerja keras buat warga Jakarta bahagia. Tujuannya satu untuk membantu rumah rakyat yang tidak layak huni," ujar Maruarar yang akrab disapa Ara dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Dalam pelaksanaannya, Kementerian PKP mendorong mekanisme Pemilihan Toko Terbuka (PTT) yang disimulasikan sebagai bagian dari program. PTT merupakan konsep "Tender Rakyat" yang dirancang untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi dalam pengadaan bahan bangunan.

Sebelumnya, pada 22 Agustus 2026 telah dilaksanakan Tender Rakyat di Kelurahan Pejagalan. Dari proses tersebut, diperoleh efisiensi sebesar Rp12.384.000 atau 7,08 persen. Nilai efisiensi tersebut akan dikembalikan kepada kelompok masyarakat penerima bantuan.

Mekanisme ini menjadi bagian dari upaya memastikan penggunaan anggaran dilakukan secara terbuka dan transparan serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat penerima bantuan.

Dengan besarnya alokasi bantuan yang tersedia, Maruarar mendorong pemerintah daerah, termasuk para camat dan lurah, untuk mempercepat pendataan dan pengusulan calon penerima Program Bedah Rumah. Hal ini dilakukan karena jumlah data calon penerima yang tersedia saat ini masih belum memenuhi kuota yang telah dialokasikan.

Program Bedah Rumah ditujukan untuk membantu masyarakat yang rumahnya menjadi satu-satunya rumah yang dimiliki atau ditempati dan masih dalam kondisi tidak layak huni. Ara meminta jajaran Kementerian PKP untuk terus memperkuat sosialisasi program agar masyarakat semakin memahami persyaratan dan mekanisme bantuan.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara
Berita Lainnya

Rekomendasi