REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih kepala Inter Milan Cristian Chivu mengatakan timnya belum sempurna meski memenangkan empat laga pertama Serie A Liga Italia musim ini. Pada laga terakhir, Inter menggilas Udinese 5-3 di Stadion Giuseppe Meazza, Selasa (15/9/2026) dini hari WIB.
Hasil ini menempatkan La Beneamata di peringkat kedua klasemen dengan 12 poin, menempel ketat AS Roma yang mengoleksi poin sama.
"Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan dan ada sejumlah aspek yang perlu kami tingkatkan," kata Chivu dikutip dari Football Italia, Selasa.
Inter kembali menjalani laga penuh "kekacauan" setelah tertinggal 0-2 di kandang sendiri.
Pada laga sebelumnya, mereka membalikkan keadaan saat menghadapi Napoli dan menang 3-2. Kali ini, Inter mengalahkan Udinese 5-3 dalam pertandingan yang menghasilkan delapan pencetak gol berbeda.
"Ini kualitas kami dan apa yang kami tahu bisa kami lakukan," kata Chivu.
Ini kali keempat pada 2026 Inter mencetak setidaknya lima gol dalam satu pertandingan Serie A. Mereka hanya kalah dari Bayern Muenchen di antara lima liga top Eropa. Inter juga menjadi tim dengan jumlah gol terbanyak di Italia musim ini, yakni 14 gol.
Tapi mereka juga kebobolan dalam jumlah yang cukup mengejutkan, yakni enam gol dalam empat pertandingan. Chivu memandang hal ini sebagai bagian dari risiko sebuah tim yang sangat produktif.
"Lawan kami berani menghadapi kami dan saya menyukai cara bermain seperti ini, meskipun memang berarti kami harus mengambil risiko," ujar Chivu.
Inter akan berhadapan dengan Roma pada Sabtu (19/9/2026) pukul 23.00 WIB dalam pertarungan memperebutkan status capolista di Stadion Olimpico.
"Jelas, ini adalah pertandingan penting sebelum jeda panjang untuk agenda internasional," kata pelatih asal Rumania itu.
View this post on Instagram




