Kamis 03 Sep 2026 03:15 WIB

Bupati Lamsel Ajak Warga Teladani Rasulullah dan Hargai Perbedaan

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama mengajak masyarakat menjadikan Maulid Nabi sebagai momentum meneladani Rasulullah, menghargai perbedaan, dan memperkuat kerja sama.

Rep: antara/ Red: antara
Bupati Lamsel dorong warga teladani Rasulullah dan hargai perbedaan.
Foto: antara
Bupati Lamsel dorong warga teladani Rasulullah dan hargai perbedaan.

REPUBLIKA.CO.ID, LAMPUNG SELATAN, – Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan keteladanan Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman hidup, khususnya dalam menghargai perbedaan dan memperkuat kerja sama. Ajakan ini disampaikannya saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Riyadlul Muttaqin, Desa Bumi Daya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, Rabu.

Menurut Bupati, peringatan Maulid Nabi tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan semata. Momentum ini harus dimaknai secara mendalam untuk mengambil pesan dan nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan.

"Acara Maulid Nabi itu nggak cuma sekadar seremonial. Acara Maulid Nabi ini harus punya makna pesan," kata Radityo Egi Pratama di Kalianda, Rabu.

Pahami Potensi Diri dan Terima Perbedaan

Ia menekankan salah satu nilai penting yang dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat adalah kemampuan mengenali diri sendiri. Hal ini mencakup pemahaman akan kelebihan dan potensi yang dimiliki, sekaligus menerima kelebihan dan kekurangan orang lain.

Setiap manusia, lanjutnya, diciptakan dengan karakter, kemampuan, dan potensi yang berbeda. Oleh karena itu, perbedaan seharusnya tidak menjadi alasan untuk saling membandingkan.

"Kita harus tahu kelebihan kita, kita terima kelebihan orang lain. Enggak bisa disama-samakan," ujarnya.

Sikap saling menerima ini dinilai sebagai modal penting untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis. Dengan memahami perbedaan, setiap orang dapat saling melengkapi dan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.

"Sejatinya manusia itu diciptakan berbeda-beda. Kalau kita sudah kenal diri kita, sudah menerima orang lain, barulah kita bisa bekerja sama," ucap dia.

Seimbangkan Doa dan Ikhtiar

Bupati Lamsel juga mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya menyeimbangkan doa dengan ikhtiar dalam mencapai tujuan. Harapan tidak cukup hanya disampaikan melalui doa, tetapi harus diikuti dengan usaha dan kerja nyata.

Tidak hanya itu, kepedulian terhadap anak yatim dan dukungan terhadap pembangunan rumah ibadah merupakan bagian dari upaya menerjemahkan nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan bermasyarakat.

Dia berharap semangat kepedulian, kebersamaan, dan saling menghargai dapat terus tumbuh di tengah masyarakat Lampung Selatan sehingga mendukung terciptanya lingkungan sosial yang harmonis. Dirinya juga mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga dan membangun Kabupaten Lampung Selatan agar terus berkembang menjadi daerah yang maju serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia menegaskan pemerintah daerah akan terus berupaya merealisasikan berbagai program secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan dan prioritas pembangunan.

"Kalau ada yang belum terealisasi, kami mohon maaf. Pelan-pelan kami realisasikan. Setahap demi setahap kami tunaikan," kata Egi.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara
Berita Terkait
Berita Lainnya

Rekomendasi