Senin 24 Aug 2026 00:15 WIB

Modus Pinjam Motor Beli Bensin, Pedagang Kopi Kelapa Gading Tertipu

Seorang pedagang kopi di Kelapa Gading, Jakarta Utara, menjadi korban penipuan setelah sepeda motornya dibawa kabur pelaku yang berpura-pura kehabisan bensin.

Rep: antara/ Red: antara
Motor pedagang kopi di Kelapa Gading raib akibat ditipu..
Foto: antara
Motor pedagang kopi di Kelapa Gading raib akibat ditipu..

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Seorang pedagang kopi keliling berinisial HRN (61) menjadi korban penipuan di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Minggu (siang). Pelaku membawa kabur sepeda motor korban setelah berpura-pura meminjamnya untuk membeli bensin.

Kanit Reskrim Polsek Kelapa Gading, AKP Kiki Tanlim, membenarkan peristiwa yang terjadi sekitar pukul 11.30 WIB tersebut. Pihaknya kini tengah memburu pelaku dan mengumpulkan barang bukti.

“Kami tengah mengejar pelaku dan mengumpulkan keterangan serta rekaman kamera yang ada di lokasi,” kata AKP Kiki Tanlim di Jakarta, Minggu.

Kronologi Kejadian

Peristiwa bermula saat korban HRN sedang berjualan kopi menggunakan sepeda motornya. Seorang pria tak dikenal kemudian datang menghampiri dengan mengendarai sepeda motor lain. Pelaku mengaku kehabisan bensin dan meminta tolong untuk meminjam motor korban.

Untuk meyakinkan korbannya, pelaku meninggalkan motor yang dibawanya di dekat gerobak kopi. Korban yang percaya dan merasa iba akhirnya menyerahkan kunci motornya. Pelaku pun pergi dengan dalih hendak membeli bensin dan berjanji akan segera kembali.

“Korban diiming-imingi pelaku akan dibelikan bensin setelah pelaku membeli bensin dan akhirnya korban setuju meminjamkan motor,” jelas AKP Kiki.

Namun, setelah ditunggu cukup lama, pelaku tak kunjung kembali. Korban baru sadar telah menjadi korban penipuan dan penggelapan. Merasa dirugikan, HRN langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kelapa Gading untuk pengusutan lebih lanjut.

Polisi Lakukan Penyidikan

Mendapatkan laporan, unit Reserse Kriminal Polsek Kelapa Gading segera melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan para saksi. Penyidik juga tengah memeriksa sejumlah rekaman kamera pengintai (CCTV) di sekitar lokasi untuk mengidentifikasi pelaku.

“Kami memeriksa sejumlah kamera pengintai yang ada di lokasi kejadian untuk memastikan pelaku. Kami masih dalam proses penyelidikan,” ujar AKP Kiki Tanlim.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara
Berita Lainnya

Rekomendasi