REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Industri Pertahanan Turki (SSB) Prof Haluk Gorgun mengungkapkan, hubungan antara Turki dan Indonesia mencapai puncaknya ketika nanti jet tempur KAAN sudah dikirimkan. Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI menekan kontrak pembelian 48 unit KAAN dari Turkish Aerospace Industries (TAI) pada 2025.
"Kami percaya bahwa dengan pasokan pesawat tempur nasional kami, KAAN, ke Indonesia dalam waktu dekat, kemitraan ini akan mencapai puncaknya," kata Gorgun dikutip dari Defence Turk, Kamis (20/8/2026).
"Kerja sama industri pertahanan bagi kami lebih dari sekadar memproduksi dan menjual platform; ini juga berarti mengembangkan teknologi, berbagi pengetahuan dan keahlian, melatih sumber daya manusia, dan memperkuat kemampuan strategis negara kita bersama," ucap Gorgun menambahkan.
Gorgun yang menghadiri resepsi "Hari Kemitraan 2026" yang diadakan di Kedutaan Besar Indonesia di Ankara, menekankan, kerja sama industri pertahanan antara Turki dan Indonesia telah bertransformasi dalam beberapa tahun terakhir. Hal itu menjadi kemitraan multidimensi yang melibatkan banyak platfrom.
"Meluas dari kendaraan darat dan sistem elektronik hingga fregat, pesawat tanpa awak, dan bidang teknologi canggih," ujar Gorgun.




