REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Keberhasilan Spanyol mengalahkan Argentina 1-0 melalui babak perpanjangan waktu pada final Piala Dunia 2026 di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat, Senin (20/7/2026) pagi WIB, tak hanya menghadirkan trofi kedua bagi La Roja. Laga puncak tersebut juga melahirkan sejumlah catatan bersejarah yang menghiasi buku rekor Piala Dunia.
Berikut lima rekor menarik yang tercipta pada final Piala Dunia 2026.
1. Spanyol juara dengan pertahanan terbaik sepanjang sejarah
Spanyol mencatatkan rekor baru dengan menjuarai Piala Dunia hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen. Catatan tersebut menjadi yang terbaik dalam sejarah Piala Dunia dan menegaskan kokohnya lini belakang La Roja sepanjang perjalanan menuju gelar.
Gol semata wayang yang bersarang ke gawang Spanyol terjadi sebelum partai final. Sementara di laga puncak, pertahanan yang digalang para pemain belakang La Roja dan kiper Unai Simon kembali tampil disiplin untuk meredam serangan Argentina.
2. Lamine Yamal dan Pau Cubarsi masuk daftar remaja yang juara di final
Dua pemain muda Spanyol, Lamine Yamal dan Pau Cubarsi, yang sama-sama berusia 19 tahun, mengukir sejarah sebagai remaja keempat dan kelima yang tampil pada final Piala Dunia.
Keduanya mengikuti jejak legenda Brasil Pele yang berusia 17 tahun saat menjuarai Piala Dunia 1958, Giuseppe Bergomi bersama Italia pada 1982 di usia 18 tahun, serta Kylian Mbappe yang membawa Prancis juara pada 2018 ketika berusia 19 tahun. Menariknya, seluruh pemain remaja tersebut selalu berakhir di pihak yang menjadi juara.
3. Luis de la Fuente pelatih tertua yang menjuarai Piala Dunia
Kesuksesan Spanyol juga mengantar Luis de la Fuente mencetak rekor pribadi. Pada usia 65 tahun 28 hari, ia menjadi pelatih tertua yang berhasil menjuarai Piala Dunia.
De la Fuente mematahkan rekor yang sebelumnya juga dipegang pelatih asal Spanyol, Vicente del Bosque. Del Bosque berusia 59 tahun 220 hari ketika membawa La Roja meraih gelar dunia pertamanya pada 2010.
4. Messi menjadi pemain nonkiper tertua di final Piala Dunia
Meski gagal membawa Argentina mempertahankan gelar, Lionel Messi tetap mencatatkan sejarah. Pada usia 39 tahun 25 hari, ia menjadi pemain nonkiper tertua yang tampil pada final Piala Dunia.
Messi melampaui rekor milik legenda Swedia Gunnar Gren yang bermain pada final Piala Dunia 1958 melawan Brasil saat berusia 37 tahun 241 hari.
5. Messi menyamai pencapaian langka Cafu
Final Piala Dunia 2026 juga menjadi partai final ketiga yang dijalani Messi sepanjang kariernya. Kapten Argentina itu sebelumnya tampil pada final edisi 2014, 2022, dan kini 2026.
Dengan pencapaian tersebut, Messi menjadi pemain kedua dalam sejarah yang tampil pada tiga final Piala Dunia setelah legenda Brasil Cafu, yang bermain pada final 1994, 1998, dan 2002. Meski demikian, Messi masih berada di bawah Cafu dalam jumlah gelar. Cafu meraih dua trofi juara, sedangkan Messi mengoleksi satu gelar yang diraih pada Piala Dunia 2022.
Lihat postingan ini di Instagram




