Selasa 09 Jun 2026 16:15 WIB

Menkes Siap Mendukung Empat Langkah BGN

Fokus sasaran penerima manfaat MBG ke depan adalah kalangan 3B.

Menkes Budi Gunadi Sadikin menerima kunjungan Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang serta dua wakilnya yaitu Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono, di Kementerian Kesehatan, Jakarta, Selasa (9/6/2026).
Foto: Istimewa
Menkes Budi Gunadi Sadikin menerima kunjungan Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang serta dua wakilnya yaitu Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono, di Kementerian Kesehatan, Jakarta, Selasa (9/6/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mendukung empat langkah baru Badan Gizi Nasional (BGN) dalam upaya menata ulang pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Saya sangat mendukung dan mengapresiasi langkah-langkah yang telah ditetapkan jajaran pimpinan baru BGN,” kata Budi saat menerima kunjungan Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang dan dua wakilnya, yaitu Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono di Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Dalam pertemuan selama sekitar 1 jam itu, kepada Menkes yang didampingi Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus dan beberapa direktur jenderal, Nanik menjelaskan empat langkah yang akan diambil pimpinan BGN untuk menata ulang, dan menampilkan wajah baru BGN, dalam melaksanakan MBG.

Empat langkah itu meliputi refocusing penerima manfaat, moratorium pembangunan dapur baru, pembenahan dapur yang telah beroperasi, serta penyusunan skema baru pelaksanaan MBG di wilayah 3T.

“Untuk refocusing penerima manfaat, kami memerlukan dukungan Kemenkes. Sebab fokus sasaran penerima manfaat MBG ke depan adalah kalangan 3B (Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita), yang menjadi domain isu Kemenkes,” kata Nanik.

Tak hanya konsep, data, serta detail program yang bisa disinergikan, Menkes bahkan menyiapkan ahli kesehatan dan gizi anak dari Kemenkes untuk mem-backup BGN dalam upaya menyukseskan langkah-langkah itu. “Silakan siapa pun yang dipilih, kami menyiapkan yang terbaik, silakan Ibu yang memutuskan,” kata Budi.

Suasana pertemuan berlangsung akrab dan cair. Kunjungan itu selain dalam rangka silaturahmi, juga memperkenalkan dua pimpinan baru BGN yang kini mendampingi Nanik dalam menakhodai BGN.

“Saya merasa senang karena didampingi seorang auditor keuangan yang berpengalaman 36 tahun, dan seorang jenderal yang akan mengawal saya,” kata Nanik saat memperkenalkan dua orang wakilnya.

Nanik pun menegaskan, pimpinan BGN kini lebih bersifat kolektif kolegial. Dirinya sebagai Kepala BGN tidak akan memutuskan berbagai persoalan tanpa persetujuan dua wakilnya.

“Saya hanya sebagai ‘ketua kelas’ saja. Semua akan kami putuskan bersama,” kata Ketua Pelaksana Harian Tim Koordinasi 17 Kementerian untuk Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis itu.

Menkes menyambut baik pengangkatan Nanik sebagai Kepala BGN, serta pengangkatan Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN. “Bu Nanik sangat beruntung didampingi auditor keuangan kawakan seperti Ibu Arum ini,” katanya.

Nanik pun berterima kasih atas apresiasi dan dukungan Menkes beserta seluruh jajarannya kepada BGN. “Ke depan, Insya Allah, kerja sama ini akan terus berlanjut dan semakin erat, dalam upaya mempersiapkan generasi emas Indonesia tahun 2045,” ujarnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement