Rabu 29 Jul 2026 21:03 WIB

BGN Libatkan TNI untuk Salurkan MBG di Wilayah Konflik

BGN ingin memastikan anak-anak di pelosok tetap mendapatkan MBG.

Rep: Bayu Adji Prihammanda/ Red: Teguh Firmansyah
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono
Foto: Republika/Prayogi
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Gizi Nasional (BGN) tengah menyiapkan mekanisme untuk melakukan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah rawan konflik. Mekanisme khusus dirasa perlu mengingat pendistribusian MBG beberapa daerah yang berpotensi terjadi konflik tidak bisa dilakukan dengan cara biasa.

Kepala BGN Sudaryono mengungkapkan, masih ada daerah di Indonesia yang memiliki potensi konflik. Karena itu, ia tengah menyiapkan pelaksanaan MBG di beberapa daerah di daerah potensi konflik cukup tinggi agar anak-anak di sana tetap bisa menerima manfaat dari salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto itu. 

Baca Juga

"Tadi yang Papua saya tambahkan, ini juga ada misalnya MBG atau makan bergizi bagi anak-anak di daerah rawan konflik, ini juga sedang kami pikirkan mekanismenya," kata dia saat konferensi pers di Gedung BGN, Rabu (29/7/2026).

Ia mengatakan, pihak BGN telah memiliki beberapa langkah untuk mendistribusikan MBG di daerah konflik. Salah satu langkah yang bakal dilakukan adalah dengan melibatkan TNI dan Polri.

Berita Lainnya

Rekomendasi